tobapos.co – Selaku olahragawan balap mobil atau pebalap mobil, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi sangat merasakan perlunya anggaran dalam pembinaan atlet. Artinya, dana hibah untuk KONI DKI Jakarta harus maksimal untuk peningkatan prestasi atlet.
Oleh karena itu, Pras – sapaan akrab Prasetio Edi meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta membantu maksimal anggaran pembinaan atlet KONI DKI Jakarta.
“Saya minta kepada saudara Firdaus selaku Kadispora DKI Jakarta untuk membantu KONI DKI Jakarta dalam pembinaan prestasi atlet,” kata Pras saat menerima audiensi pengurus KONI DKI Jakarta periode 2022-2026, Rabu (29/06/2022).
Dikatakan Pras yang juga Ketua Dewan Pembina KONI DKI Jakarta ini, anggaran yang digunakan KONI DKI Jakarta dari APBD DKI Jakarta harus digunakan secara transparan dan terukur. Anggaran itu harus untuk kemajuan atlet.
“Saya ini udah umur 60 tahun dan saya masih aktif selaku atlet balap mobil. Jadi saya tahu persis bagaimana seorang atlet dalam meraih prestasi maksimal di cabang olahraga masing-masing,” ujar Pras yang juga politisi PDI Pejuangan ini.
Dalam audiensi KONI DKI Jakarta dengan Pras itu dihadiri Ketua KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid dan jajarannya, Kadispora DKI Jakarta Firdaus juga bersama jajarannya.
Menjawab saran Pras itu, Firdaus mengatakan pihaknya siap membantu KONI DKI Jakarta dari segala kepentingan, khususnya dana hibah untuk KONI DKI Jakarta. Terutama menghadapi PON XXI Aceh-Sumut lewat Pelatda yang akan digelar Juli depan.
“Kami siap membantu dana yang dibutuhkan KONI DKI Jakarta, khususnya dana hibah. Yang penting sesuai saran Pak Pras asal transparan dan terukur. Artinya tidak ada lagi anggaran yang tak jelas. Harus bisa dipertanggungjawabkan ke BPK RI,” ujar Firdaus.
Sementara itu, Ketua KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid menjelaskan sebagai perbandingan, di PON Papua lalu, KONI DKI mengirimkan 735 atlet, 150 pelatih dan 98 asisten pelatih dengan 56 disiplin cabor.
“Untuk tahun 2022 ini, khususnya dalam menghadapi PON XXI Aceh-Sumut, kami mengikutkan 82 disiplin cabor dengan 1.350 atlet, 250 pelatih dan 200 pelatih. Untuk itu kami minta dukungan pak Pras dan Firdaus untuk merealisasikan anggaran untuk itu, dimulai dari Pelatda pada bulan depan,” imbuhnya. (TP 2)