tobapos.co – Salah satu visi penting Walikota Medan, Rico Waas yakni menciptakan Kota Medan yang kondusif, dengan melakukan kegiatan seperti menggerebek sarang judi maupun sarang-sarang narkoba, dan itu sudah beberapa kali dilakukan.
Namun untuk hasilnya, memang dinilai belum maksimal, dari itulah menjadi sangat dibutuhkan bantuan penyampaian informasi dari masyarakat terutama warga Kota Medan sebagai bentuk dukungan.
Hal tersebut di atas seperti yang terungkap saat Walikota Medan Rico Waas dan perangkatnya bersama Polrestabes Medan dipimpin Kombes Pol Jean C Simanjuntak, berkolaborasi melakukan penindakan sarang judi dan narkoba di sejumlah titik di Kecamatan Medan Belawan sekitar awal 2026 kemarin.
Demi mengawal visi Walikota Medan Rico Waas Tri Bayu Putra itu terus berjalan sampai dampak positifnya benar’ -benar dirasakan masyarakat seluruh masyarakat Kota Medan.
Berkaitan dengan itu, sudah sejak lama bahkan sampai saat ini masyarakat di Kecamatan Medan Tuntungan, tepatnya warga Jalan Pales 7 dan warga Pasar 6 Simpang Selayang mengaku sangat resah karena terus beroperasinya (sehari 24 jam) mesin-mesin judi jenis tembak ikan.
Akibatnya, kaum pria terutama pemuda dan sampai yang sudah orang tua pun terpengaruh bermain judi mesin tembak ikan tersebut.
Ironinya, meski sudah beberapa kali pemilik tempat beroperasinya mesin judi itu dikomplain para ibu -ibu, tetapi sedikit pun tidak digubris, bahkan pengelola perjudian itu balik menantang, tidak akan ada polisi yang berani menindak mereka karena mereka sudah memberikan setoran yang besar.
Dari itu, warga sekitar lokasi perjudian di Jala Pales 7 dan Pasar 6 Simpang Selayang melalui sejumlah awak media memohon agar keluhan mereka bisa sampai kepada Walikota Medan Rico Waas, sehingga dapat menggandeng Polrestabes Medan melakukan penindakan tegas terhadap pengelola judi mesin tembak ikan di lingkungan mereka di Jalan Pales 7 dan Pasar 6 Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.
Warga juga mengaku, Kamis (2/4/2026), mereka tidak berani terlalu terang-terangan melawan praktik perjudian tersebut. Pasalnya, pengelola judi itu menggunakan tangan para preman berseragam bahkan oknum aparat untuk mengintimidasi warga bila berani meributkan bisnis melawan hukum mereka.
Terkait informasi atas keluhan warga ini, tim wartawan melakukan investigasi ke lokasi dimaksud warga, dan ternyata memang benar adanya. Selanjutnya, segera dikonfirmasi kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean C Simanjuntak dan Walikota Medan Rico Waas untuk disajikan dalam berita selanjutnya. (Tommy)