tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta telah menguburkan sebanyak 13.300 jenazah warga terpapar Covid-19 dari awal pandemi ini merebak di Jakarta. Periode itu terhitung dari bulan Maret 2020 lalu hingga akhir bulan Januari 2021.
“Awal Maret 2020 sampai minggu ini sudah 13.300 jenazah,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Ivan Murcahyo kepada awak media, Senin (01/02/2020).
Ivan menyampaikan, jika dua minggu lalu tren kematian kasus virus corona di ibukota mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung dua pekan lalu jumlah kasus orang meninggal akibat Covid-19 di atas 100 kasus.
Ivan pun berharap laju kasus kematian Covid-19 di Jakarta menukik ke bawah dan tidak terus melonjak. Ia pun menilai jika saat ini jumlah kasus kematian gegara corona sudah turun.
“Tadinya kami makamkan antara 105-107 per hari, sekarang tren menurun dan mudah-mudahan menurun. Sempat 90 dan 80, cuma sudah dibawah 100, semoga saja turun terus,” terang dia.
Pemprov DKI saat ini hanya menyiapka 3 Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk dipergunakan menguburkan jenazah warga yang terkonfirmasi Covid-19.
Tiga lokasi TPU itu yakni Tegal Alur, Jakarta Barat; Bambu Apus atau Bambu Ulung, Jakarta Timur; dan Srengseng Sawah 2 di Jakarta Selatan.
Lanjut Ivan, untuk di TPU Tegal Alur jumlah tersisa sekitar 170 liang lahat yang khusus bagi jenazah non muslim. Sedangkan di TPU Bambu Apus masih ada 300 petak makam blok muslim dari 800 kuburan.
“Srengseng Sawah 2 kemarin baru buka kapasitasnya ada 1.020 petak. Kemarin baru terpakai 10-20 petak,” terangnya.
Adapun jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 269.718 kasus. Total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 242.069, dan total 4.267 orang meninggal dunia akibat Covid-19. (TP 2)