tobapos.co – Kabel panel utiliti untuk proyek VCO milik PT Kokonako di Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu dengan panjang sekitar 180 meter digasak oleh maling yang diduga kuat bermain dengan orang dalam sebagai akal bulus untuk menjatuhkan jabatan seseorang.
Akibatnya, mesin produksi VCO di perusahaan tersebut jadi terkendala untuk beroperasi. Perusahaan mengalami rugi besar, apalagi di tengah pandemi.
Manager PT Kokonako Edi Indra kepada media ini mengungkapkan, kejadian hilangnya kabel genset sekitar 2 Juli 2021 yang lalu. Hal itu baru diketahui ketika pihak manajemen ingin ‘kreaning’ mesin produksi VCO tersebut, nyatanya kabel saluran listriknya sudah raib.
“Terus terang kita kaget kenapa kabel itu bisa sampai hilang, padahal satpam perusahaan jaga selama 24 jam, meski ada pergantian sif, dan hilangnya berulang kali dalam keadaan masih berjalannya produksi MP dan DC,” ujarnya dikonfirmasi wartawan.
Masih menurut Edi Indra, “Akibat kejadian pencurian tersebut, kerugian ditaksir mencapai angka ratusan juta rupiah. Sejauh ini aksi pencurian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Tembilahan Hulu.” ungkapnya dengan nada kesal.
Sementara itu Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rino Handoyo, ketika dikonfirmasi Kepala Biro tobapos Inhil pada 01 Agustus 2021 membenarkan terkait aksi pencurian tersebut.
“Benar laporan sudah kita terima. Sekarang masih dalam penyelidikan kita,” ujar sang Kapolsek. (TP 8)