tobapos.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Asahan menggelar debat publik pertama Pilkada Asahan di salah satu Hotel di Medan pada Sabtu (7/11/2020) yang disiarkan secara langsung oleh salah satu televisi nasional lokal.
Salah satu alasan KPU Asahan menyelenggarakan debat publik di luar wilayah daerah yang dikenal Rambate Rata Raya, yakni sebagai langkah antisipasi berkumpulnya para pendukung maupun simpatisan para paslon ditengah pandemi covid-19.
Namun, demi masyarakat tetap dapat menyaksikan kegiatan debat publik tersebut Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kisaran Barat berinisiatif menggelar acara nonton bareng yang dilaksanakan di Balai Karyawan, Kelurahan Dadimulio, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
“Tujuan kami menggelar nobar, yaitu salah satunya menyosialisasikan Pilkada 9 Desember 2020 agar masyarakat datang ke TPS, sehingga target KPU soal jumlah pemilih yang nantinya datang ke TPS bisa terealisasi,” kata Ketua PPK Kisaran Barat, M Syah, Sabtu.
Di samping itu, lanjut Syah, kegiatan tersebut juga bertujuan agar masyarakat bisa mengetahui secara langsung visi dan misi yang disampaikan oleh para paslon, meski pelaksanaan debat publik Pilkada Asahan berlangsung di Kota Medan.
“Supaya masyarakat tahu visi misi paslon, sehingga punya gambaran untuk memilih calon terbaik yang akan dicoblos untuk memimpin Kabupaten Asahan untuk lima tahun kedepan,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Suwarno mengapresiasi kegiatan nobar debat publik yang dilangsungkan di sekitar tempat tinggalnya.
Sehingga, ia menilai masyarakat bisa mengetahui kualitas setiap paslon dengan mendengar langsung visi dan misi.
Dan akhirnya memiliki gambaran pasangan yang paling tepat untuk dipilih pada 9 Desember 2020 mendatang.
“Ya kami berterima kasih, di tempat tinggal kami dilangsungkan kegiatan nonton bareng. Jadi kami sudah punya gambaran, calon mana yang pantas dipilih di pilkada nanti,” ujar Suwarno yang merupakan warga lingkungan I, Kelurahan Dadimulio.(do)