Polres Binjai Selidiki Arena Judi Samkwan Dikelola Aju, Ramai Tak Perduli Covid

Headline Kriminal

tobapos.co – Setelah warga, toko masyarakat hingga dari lembaga legislatif meminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak agar menutup perjudian jenis samkwan dan menangkap pengelolanya dipanggil Aju, berada di Dusun 2, Pasar 7, Desa Tandem Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak, namun tetap beroperasi. Tim media ini lebih dalam menelusuri lokasi perjudian besar-besaran dimaksud, berada di wilayah hukum Polres mana sebenarnya?

Setelah menanyai sejumlah pihak, didapat, Dusun 2, Pasar 7, Desa Tandem Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak disebut merupakan wilayah hukum Polres Binjai, Polda Sumatera Utara.

Agar informasi diketahui publik lebih terang, apa tindakan aparat berwenang terkait beroperasinya judi yang meresahkan tak jauh dari pemukiman mereka, Polres Binjai yang dipimpin AKBP Romadhoni Sutardjo SIK (foto:int-kiri, saat konfrensi pers beberapa waktu lalu) dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Yayang Rizki Pratama (foto:int-kanan).

Baca Juga :   Gubernur Sumut Minta RSU Sediakan 30 Persen Ruang Untuk Isolasi Covid-19

Ditanggapi AKP Yayang, “Terimaksih atas informasinya, akan kita lidik (selidiki-red),” jawabnya singkat, Kamis (27/5/2021).

Sebelumnya Diberitakan

Biasanya, pengelola perjudian itu (Aju), yang nekat menciptakan keramaian tak perduli prokes meski saat ini masih masa parah pandemi covid-19, dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, dan ditutup hingga menjelang subuh.

Tiap dibuka, diperkirakan ratusan lebih pemain memadati lokasi. Ironinya, meski tahu judi merupakan perbuatan melawan hukum, yang parahnya di masa corona, ada saja oknum-oknum aparat yang mau mengawal operasionalnya.

Menurut Tokoh Masyarakat setempat. “Kita sebagai tokoh masyarakat dan pemuka agama merasa malu akibat Desa Tandem Hilir 1 mendapat julukan desa maksiat,” ungkap Muhandis Nasir.

Ditambahi Anggota DPRD Deli Serdang Legimun SPd, lokasi judi Samkwan itu harus segera ditutup.

Baca Juga :   Formula E Tetap Tuai Masalah Sugiyanto: Karena Anies Lengser Oktober 2022

“Lokasi judi harus segera ditutup, ditangkap pengelolanya, karena dinilai sangat banyak mudaratnya,” kata Anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Nasdem itu.

Sambungnya, “Padahal Pemerintah Indonesia dengan tegas sedang memerangi Covid 19. Tapi bandar judi samkwan malah mengumpulkan massa yang dikhawatirkan menularkan virus corona,” jelasnya. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *