Polda Sumut Belum Juga Tertibkan Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Lokasi Judi Tembak Ikan Joker 88

Headline Kriminal

tobapos.co – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) hingga kini belum juga menertibkan lokasi judi tembak ikan Joker 88 di Jalan Selam 1/Industri, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai.

Padahal, sebelumnya masyarakat telah menyampaikan bahwa kerumunan massa selama 5 bulan belakangan di lokasi judi tembak ikan merek Joker 88 yang berada di Jalan Selam 1/Industri tersebut dikhawatirkan jadi klaster baru penyebaran Covid-19 yang mematikan tersebut.

Sama halnya dengan Tim Satgas Gugus Tugas Covid-19 belum juga menurunkan tim guna membubarkan kerumunan massa di lokasi perjudian berkedok game ketangkasan tembak ikan Joker 88 yang setiap hari ramai di kunjungi warga Kota .

Kesan lambannya respon Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dalam menanggapi informasi warga tersebut, membuat masyarakat resah dan mempertanyakan keseriusan Polri menegakkan hukum, khususnya dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di seluruh lokasi perjudian di Kota Medan.

Banyaknya lokasi perjudian di Kota Medan yang beroperasi ditengah Pandemi Covid-19 membuat masyarakat bertanya, mengapa Polda Sumatera Utara diam saja dan seolah-olah tutup mata dengan kondisi tersebut.

Baca Juga :   Camat Medan Helvetia Andy Mario Siregar Laksanakan Giat Gotong-royong Bersama Lurah & Kepling

Aliansi masyarakat Sumatera Utara yang menolak segala aksi perjudian di Kota Medan pun mempertanyakan, apakah judi di Kota Medan sudah di legalkan oleh Polda Sumut ?

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto saat di konfirmasi tobapos.co, Kamis (3/6/2021) terkait aktivitas lokasi judi tembak ikan “Joker 88” di Jalan Selam 1/Industri, Kelurahan Tegal Sari Mandala I tersebut akan melakukan pengecekan.

“Nanti kita cek ya,” kata Iptu Rianto singkat kepada tobapos.co.

Saat ditanyakan, apakah selama ini pihak Polsek Medan Area tidak pernah melakukan pengecekan, Iptu Rianto tidak merespon.

Sementara Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi saat di konfirmasi tobapos.co, melalui aplikasi WhatsApp, Jumat (4/6/2021) menolak panggilan wartawan.

Pun demikian, tobapos.co kembali mempertanyakan apakah Kombes Hadi sedang sibuk, sembari menyampaikan maksud dan tujuan untuk konfirmasi, namun tidak dibalas hingga berita ini ditayangkan.

Baca Juga :   Gubernur Sumut Peduli Korban Kebakaran Di Langkat

Seperti diberitakan sebelumnya, kerumunan massa di lokasi judi tembak ikan merek Joker 88 yang berada di Jalan Selam 1/Industri, Kelurahan Tegal Sari Mandala 1, Kecamatan Medan Denai dikhawatirkan jadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Praktek perjudian berkedok game ketangkasan tembak ikan merek Joker 88 yang kini marak di Kota Medan itu kian hari ramai di kunjungi pemain.

Setiap hari puluhan dan bahkan ratusan pemain silih berganti datang ke lokasi tembak ikan merek Joker 88.

Anehnya, meski melanggar aturan protokol kesehatan (Prokes), lokasi judi yang disebut-sebut milik pria keturunan Tionghoa berinisial “W” itu seolah-olah tak tersentuh hukum.

Lokasi judi tembak ikan merek Joker 88 yang dulunya bekas Karoeke QQ Family itu kini di sulap menjadi lokasi arena judi mesin tembak ikan.

Informasi yang dihimpun tobapos.co di lokasi, ada sebanyak 5 mesin judi tembak ikan dengan omset puluhan juta rupiah perharinya.

Bisnis judi tembak ikan yang menggunakan koin sebagai syarat untuk bermain itu kini menjadi populer dan bahkan menjadi hobby para generasi muda.

Baca Juga :   Pria Berkostum Joker Tikam 17 Orang di Jepang

Para pemain tidak menyadari, permainan yang begitu cepat dan singkat itu dalam waktu hitungan menit bisa menghabiskan uang ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.

Tidak sedikit orang yang menggunakan mobil dan sepeda motor datang ke lokasi permainan judi mesin tembak ikan dan mesin judi bola giling tersebut.

Menurut keterangan seorang ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar lokasi judi tembak ikan mengungkapkan, arena judi tembak ikan merek Joker 88 itu sudah beroperasi selama 5 bulan.

“Warga khawatir kerumunan di lokasi judi tembak ikan itu menjadi klaster baru penyebaran wabah Covid-19. Atas kondisi itu kami berharap kepada satuan Gugus Tugas Covid-19 dan Polda Sumateta Utara (Poldasu) menurunkan tim ke arena judi tersebut,” ujarnya

Apalagi belakan ini jumlah korban Covid-19 trus bertambah. Jadi sudah selayaknya lokasi permainan judi tembak ikan merek Joker 88 itu ditutup,” pungkasnya.
(TP – Sofar Pandjaitan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *