Jangan Cuma ‘Lip Service’, BKPRMI Sumut Desak Poldasu Tangkap Pengelola Judi & Hiburan Malam Dimasa Pandemi Corona

Headline Sekitar Kita

tobapos.co – Belum berhentinya rasa
was-was masyarakat akan pandemi Covid-19 hingga berdampak pada kegiatan dunia pendidikan dan ketenagakerjaan, sementara aktivitas perjudian hingga hiburan malam yang rawan menjadi kluster baru semakin menggeliat, hal tersebut mendapat sorotan Dewan Pimpinan Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Sumatera Utara (DPW BKPRMI Sumut).

Sebagai contoh kecil, perjudian di Pasar Lima, Padang Bulan/Jalan Bunga Mawar, Kota Medan dikelola Stanggang Cs, juga hiburan malam Sky Garden di perbatasan Kota Binjai dan Kabupaten Deli Serdang tepatnya Di Kecamatan Kutalimbaru.

Melalui Zulchairi Pahlawan SH (foto) selaku Ketua Umum DPW BKPRMI Sumut berharap kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk dapat lebih agresif terhadap pengelola perjudian dan hiburan malam tersebut, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Seperti aktivitas yang masih terus berjalan di Sky Garden, seakan-akan memang ada pembiaran atau kesan kurang tegasnya aparat dan gugus tugas untuk melakukan penindakan.

“Saya heran, kok sepertinya mereka tidak dapat tersentuh oleh hukum yang berlaku. Apalagi tempat hiburan malam tersebut. Seharusnya dalam masa pandemi ini segala kegiatan hiburan malam ditutup. Kalau begini apalah artinya sosial distancing, jaga jarak, dirumah saja, 3M. Ahhhh tak ada lah itu, lip service saja,” ungkap Zulchairi kesal.

BKPRMI Sumatera Utara juga menyatakan siap bergandengan dengan aparat Kepolisian untuk memberantas segala macam bentuk kegiatan-kegiatan yang meresahkan masyarakat, apalagi kegiatan yang sangat jelas melanggar hukum dan aturan perundang-undangan.

Kiranya aparatur Kepolisian dan Pemerintah melalui Gugus Tugas Covid-19 bertindak lebih tegas terhadap segala macam bentuk kegiatan seperti yang dimaksud.

“Kami yakin kedepan aparatur lebih responsif demi tegaknya rasa keadilan di Indonesia khususnya di Sumatera Utara,”, ungkap Zulchairi yang tak lain merupakan alumni Pesantren Darul Arafah. (KM-6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *