tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta memastikan akan menjawab pernyataan yang diajukan anggota DPRD DKI saat interpelasi.
Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dalam menjelaskan saat interpelasi, pihaknya juga akan meminta dinas dan badan terkait agar pemaparan kepada anggota DPRD lebih mendalam.
“Kami akan jelaskan dibantu dinas, badan terkait untuk memastikan apa yang masih dirasa kurang oleh teman-teman. Tentu kami akan menjelaskan sebaik mungkin,” kata Riza di Jakarta, Minggu (22/08/2021).
Meski demikian, Riza berharap anggota dewan bisa menggunakan cara lain untuk meminta penjelasan terkait Formula E. Salah satunya yaitu dengan berdiskusi. Dengan begitu, interpelasi urung dilaksanakan
“Kita tetap berharap bisa berdiskusi dan berdialog meskipun itu merupakan hak setiap anggota dewan. Sudah menjadi kewajiban kita bersama antara eksekutif dan legislatif bersama-sama mencarikan solusi terbaik terhadap masalah apapun di Ibukota,” tandasnya.
Seperti diketahui Fraksi PDIP DPRD DKI beralasan pengajuan hak interpelasi didasari oleh adanya kerugian negara Rp106 miliar yang diungkap BPK. Selain temuan BPK, wacana Interpelasi juga terkait pelaksanaan Formula E. Fraksi PDIP bahkan mentargetkan pelaksanaan Formula E dibatalkan. (TP 2)