Harus Tetap Waspada, Tidak Ada Kasus Kematian Akibat Omicron

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta menyebutkan saat ini sudah ada 10 pasien varian baru dengan kode B.1.1.529 atau Omicron dinyatakan sembuh. Sedangkan tidak ada kasus meninggal akibat varian baru Covid-19. 

“Tidak ada yang meninggal, 10 yang sembuh. Pastinya jumlah pasien yang sembuh akab bertambah lagi,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Selasa (11/01/2022). 

Riza mengatakan pihaknya bersyukur tidak pasien Covid-19 yang meninggal akibat varian Omicron tidak ada yang meninggal. Selain itu, ia meminta kepada semua pihak agar tetap taat menerapkan protokol kesehatan (prokes). Upaya ini dilakukan demi menanggulangi penyebaran Covid-19. 

“Jadi semua kan sudah disampaikan. Kami buat regulasi, meminta untuk tidak ke luar negeri, kalaupun keluar dengan terpaksa karena tugas yang tidak bisa ditinggal, harus memenuhi syarat dan sebagainya. Pulang kembali juga harus PCR dan karantina,” jelasnya. 

Menurut Riza, saat ini jumlah penambahan kasus dari semula 407 menjadi 414 kasus pada hari ini. 

“Jadi 414 kasus Omicron pertanggal 10 Januari 2022 di Jakarta,” tuturnya. 

Kendati begitu, Riza menambahkan pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam menyikapi perkembangan kasus varian baru Covid-19 dengan kode B.1.1.529 atau Omicron. 

“Tentu kami juga berkoordinasi, berdialog, rapat-rapat terus dengan pemerintah pusat, hampir setiap minggu berapa kali rapat dengan Menko kadang dengan Pak Luhut, kadang dengan Pak Muhadjir, kadang dengan Pak Airlangga, kadang dengan Pak Mahfud, dan kadang malah langsung dipimpin Presiden,” Sambungnya. 

Ariza menambahkan, Pemprov telah belajar dari lonjakan kasus Covid-19 pada Juni-Juli 2021 dalam menyiapkan fasilitas perawatan pasien. Mulai dari tenaga kesehatan, obat-obatan hingga fasilitas kesehatan sudah juga disiapkan. 

“Kita belajar dari kejadian yang luar biasa bulan Juni Juli tahun lalu kita belajar semua tenaga kesehatan stand by, obat, fasilitas, dan sebagainya,” ucapnya. 

Politikus Gerindra mengaku pemerintah juga telah menyiapkan pemberian vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster Covid-19 dan percepatan vaksinasi Covid-19 yang tetap berjalan. 

“Fasilitas kesehatan (red-tempat vaksinasi) kita ada 326 rumah sakit dan puskesmas yang ada di Jakarta, kemampuan vaksinatornya (red-bisa menyuntik vaksin) 10.000 per hari,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyebutkan, kasus positif baru di Jakarta berdasarkan hasil tes PCR pada Minggu (9/1) bertambah 393 orang, sehingga total 867.302 kasus, dimana 294 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *