tobapos.co–Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Edwin Sugesti Nasution, SE., MM meminta kepala Dinas Perusahaan Umum (PU) Kota Medan, segera mencarikan solusi untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di kecamatan Medan Tembung, tepatnya di bawah titi Tol Bandar Selamat.
Hal ini dikatakannya, pada saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP), pembahasan RAPBD 2021 komisi IV DPRD Kota Medan dengan Dinas PU Kota Medan, Selasa (10/11/2020) di ruangan komisi IV lantai 3.
Menurut Edwin Sugesti yang merupakan politisi dari Partai PAN Kota Medan ini, sudah banyak keluhan dari warga masyarakat di sekitar kecamatan Medan Tembung termasuk para pengendara yang sering melintas di lokasi tersebut mengeluhkan jika turun hujan ketinggian air di daerah bawah tol Bandar Selamat tersebut sampai 30 meter. “Padahal hujan nya turun sebentar,”ujar Edwin.
Edwin juga menjelaskan, permasalah banjir di bawah Jalan Tol Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung sudah lama dan berulang kali diadukan baik ke pihak Kecamatan sampai ke Dinas PU kota Medan, namun tidak pernah terealisasi, sehingga masyarakat jadi bertanya-tanya,”bilangnya.
Sambung Edwin lagi, meskipun di ketahui Tahun ini belum ada dianggarkan di program anggaran, namun di tahun depan ( Tahun 2021-red) sudah ada solusi dari Dinas PU Kota Medan.
“Ini bisa dilakukan dengan mengalihkan anggaran dan membuat pompanisasi yang bertujuan untuk memompa genangan air agar surut,”sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU kota Medan, Zulfansyah saat diminta tanggapannya terkait permintaan masyarakat di Dapil III melalui wakil mereka Edwin Sugesti Nasution menjelaskan, bahwa kawasan Bandar Selamat itu adalah kawasan cekungan. Jika dialirkan ke arah Titi Sewa kawasan Deliserdang, dimana daerahnya mendaki. Sehingga air yang mengalir akan mengarah ke daerah-daerah utara yang ada terdapat rawa-rawa.
” Aliran air selalu mengalir ke arah rawa-rawa milik salah satu perusahaan. Dan pihak perusahaan selaku pemilik tanah tidak mau lokasi tanahnya dibeli oleh pemko dan akan dibuat sistemik dengan membuat waduk di daerah tersebut,”sebutnya.
Lanjut Kadis PU Medan ini lagi, lokasi tempat genangan air sangat rendah, dan karena itu, harus dibuatkan pompanisasi yang bertujuan menyedot air langsung ke Titi Sewa.
“Kita upayakan, di awal Tahun ini (2021) akan segera terealisasi. Nah dengan adanya pompa tentunya akan ada panel. Jika ada panel, maka pasti ada yang jaga, maka kita nantinya akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan atau kelurahan,”ujarnya sambil memastikan kembali, bahwa proyek pompanisasi akan direalisasikan di Tahun 2021.(km5)