tobapos.co – Sarang transaksi judi online omset besar masih terus beroperasi di Jalan Kelambir Lima, Sunggal, Kota Medan, tepatnya di samping Gang Bersama, itu sebuah ruko dua lantai modus grosir bahan sembako (foto-bawah)

Dari tingkat Polsek, Polrestabes telah dikonfirmasi guna memberikan informasi menyambungkan keresahan masyarakat. Namun, bukannya diapresiasi, atau pun segera ditindak, malah jaringan perjudian dimaksud semakin berkembang pesat.
Kondisi terkini berdasarkan hasil pendalaman wartawan, sekitar 4 tempat paling sedikit yang rata-rata di sepanjang Jalan Kelambir Lima telah dibuka merupakan cabang bandar chip judi online samping Gang Bersama itu.
Titiknya, di sebuah warung sekaligus menjual pulsa di samping Gang Pria Laut, lalu di samping Gang Pante dan dalam (Gang Pante) ada sebuah warnet, semua lokasi masih di Jalan Kelambiir Lima.

Guna mengetahui sejauh mana atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasan judi online juga konvensional dilaksanakan jajarannya, informasi adanya sarang transaksi perjudian online skala besar ini disampaikan melalui konfirmasi kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, juga kepada Dirkrimum Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. Rabu (14/9/2022), hingga berita dimuat masih ditunggu penegasannya.
Diketahui lagi, dari pagi hingga pagi bandar chip judi online Higs Domino tersebut terus ramai didatangi pemain yang ingin bertansaksi menjual maupun membeli chip.
Dalam setiap 1B (Bilion/Juta, Chip – Nilai mata uang dalam permainan judi online tersebut), bandar mendapat keuntungan sepuluh ribu rupiah.
Karena permainan judi online tersebut saat ini sangat diminati masyarakat, perharinya omset bandar besar ini diperkirakan bisa mencapai puluhan juta rupiah, dan itu dibuktikan dengan terus bertambahnya pekerja yang ditempatkannya, saat ini diketahui ada 5 orang.
Masyarakat menanggapi, “Kalau sudah sampai ke Kapolda beratlah tidak ditindak, sedangkan bos judi online Apin di Deli Serdang aja digas beliau, siap-siap lah digrebek, karna semua orangtua sudah sangat merana akibat bandar judi itu,” kata warga. (TIM/BRSMBNG)