lanjuti keluhan Tigor Sinaga warga Jalan Sisingamangaraja Km 5, Kelurahan Harjo Sari, atas sampah yang dibuang orang tak dikenal dari jembatan dekat rumahnya ke dalam parit, serta Julita br Simbolon warga Lingkungan 7 Kelurahan Sitirejo 3, yang meminta penggantian kabel dan tiang listrik didepan rumahnya, saat pelaksanaan Sosperda No.6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan.
Keluhan ini ditanggapi dengan serius oleh anggota DPRD Medantobapos.co–Menindak David Roni Ganda Sinaga, dengan turun langsung ke dua lokasi yang dipermasalahkan warga tersebut.
“Usai Sosperda, tadi saya bersama Camat sudah sepakat untuk melihat langsung pokok permasalahan yang sudah menimbulkan keresahan warga di dua lokasi tersebut. Kami ingin setiap permasalahan warga, dapat diselesaikan dengan baik tanpa merugikan pihak manapun,” ucap David kepada wartawan disela-sela peninjauan, Minggu (6/2/2022).
Untuk permasalahan sampah yang dibuang orang tak dikenal, lanjut Dewan asal Dapil IV ini, warga diminta terus melakukan pengintaian, agar diketahui siapa orang yang membuang sampah bergoni-goni tersebut.
“Begitu dapat pelakunya, langsung serahkan kepihak Kelurahan. Agar bisa diberikan sanksi tegas, baik berupa denda maupun hukum kurungan. Apabila warga sepakat, saya akan buatkan bak sampah sementara secara permanen (beton) dilokasi ini,” ujarnya.
Tak berselang lama saat meninjau lokasi jalan yang di tutup tembok, Lurah Sitirejo 3, Albena Boang Manalu hadir bersama Kepling. Dilokasi jalan tersebut, P Gurning anak kandung Japaris Gurning pemilik tanah yang menutup jalan tersebut mengatakan, bahwa jalan setapak ini merupakan bagian tanah yang dibeli oleh orang tuanya.
“Disurat tanah jelas tertulis, bahwa jalan ini masih milik keluarga kami. Dan bapakku pun dulu sudah menghibahkan sedikit tanah yang dibelinya tersebut untuk jalan,” jelasnya.
Dihadapan Lurah dan Camat, David Roni yang juga Ketua BAPERA Kota Medan ini meminta, agar P Gurning segera menyampaikan kepada orang tuannya, untuk segera melakukan koordinasi dengan masyarakat terkait masalah ini (AG)