tobapos.co – Selain diduga sebagai sarang narkoba dan kerap melanggar aturan jam operasional, sehingga sangat merusak masyarakat, diskotik Traxx Club di kawasan Petisah Medan yang disebut lahannya merupakan aset Pemko Medan dinilai layak ditutup Walikota Medan Bobby Nasution bersama unsur pihak berwenang terkait.
Lokasi tempat mabuk-mabukan bahkan diduga prostitusi terselubung hingga mengkonsumsi narkotika ekstasi dikelola LS itu, terbukti berulangkali terjadi pengunjung yang over dosis karena narkoba, ada yang meninggal dunia dan paling sering dirawat di rumah sakit.
Selain itu, diduga kuat diskotik Traxx Club tanpa mengantongi izin yang lengkap, seperti minuman keras yang dijual, fasilitas hotel maupun hiburan diskotiknya, apalagi diketahui anak dibawah umur kerap pula diperbolehkan masuk ke dalamnya, menjadi alasan pemerintah Medan dan kepolisian tepat agar menutupnya.
Terkait informasi diperoleh di atas, Dedek yang disebut sebagai menejer opersional diskotik Traxx Club dikonfirmasi belum membalas.
Kasat Pol PP Medan Rakhmat mengatakan menunggu rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kota Medan barulah mereka bisa melakukan penindakan.
Kapolrestabes Medan sedang dicoba konfirmasi, dan masih ditunggu jawabannya. Sedangkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Viza Fandhana belum berhasil dikonfirmasi. (MR/TIM)