Arisan Kece Medan Milik Wahyuni Dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sumut

Headline Kriminal

tobapos.co – Akibat menghimpun dana dari masyarakat diduga secara ilegal, dinilai melanggar hukum dan bisa menimbulkan banyak korban sehingga meresahkan, Arisan Kece Medan (arisankece_medan), yang disebut milik wanita dipanggil Wahyuni, dilaporkan masyarakat ke Ditreskrimsus Polda Sumut. Sabtu (1/10/2022).

Sesuai informasi didapat, dalam laporannya, masyarakat meminta Kapolda Sumut melalui Dirreskrimsus segera memeriksa Wahyuni, saksi-saksi, maupun pihak yang berhubungan dengan pengelolaan arisankece_medan. Sebab diduga kuat melanggar Pasal 46 ayat (1) UU Perbankan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 dengan ancaman  pidana penjara sekurang-kurangnya 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Memperkuat laporannya, masyarakat sebagai pelapor juga menyerahkan bundelan kertas berisi informasi nomor rekening yang  digunakan Wahyuni Cs sebagai wadah menghimpun dana dari masyarakat,  aktivitas-aktivitas arisankece_medan seperti upaya menarik minat masyarakat bergabung menjadi member/peserta, berupa postingan menang undian, menabung di arisan tersebut, hingga tingkatan jumlah setoran yang bisa dipilih untuk bergabung.

Baca Juga :   Ijazah Sarjana & Gelar Oknum Anggota DPRD Deli Serdang Patut Dipertanyakan
foto:postingan arisankece_medan di sosial media//

Sebagai bukti bahwa laporan masyarakat terhadap arisankece_medan milik Wahyuni telah diterima pihak Ditreskrimsus Polda Sumut, pada salinan yang dipegang  pelapor, tampak ada dibubuhi tanda tangan oleh Aiptu Husni Syahridan sebagai piket disana.

foto:postingan arisankece_medan//

Akan persoalan arisankece_medan, dimana saat ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat maupun di sosial media, guna mengungkap lebih jelas apakah memiliki izin yang sah? Berusaha dikonfirmasi kepada pihak Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara. Namun oleh petugas disana, wartawan disarankan agar Senin (3/10/2022), kembali datang karena yang bersangkutan disebut sedang rapat.

foto:postingan arisankece_medan di sosial media//

Sedangkan OJK Regional 5 Sumatera melalui Kepala Bidang Pengawasan, Maria, ketika dikonfirmasi mengatakan tidak mengetahui adanya lembaga keuangan dengan nama Arisan Kece Medan, sebab pihaknya hanya mengawasi yang terdaftar.

Baca Juga :   BNN Gagalkan Peredaran 324 Kg Sabu, Berikut 6 Orang Tersangka Ditangkap

“Kita mengawasi lembaga keuangan yang terdaftar saja, gak pernah dengar nama itu,” katanya.

Pemilik arisankece_medan, Wahyuni juga berusaha dikonfirmasi melalui panggilan whatsaap dan dikirim pesan, namun hingga berita ini dimuat, jawaban masih ditunggu wartawan.(TP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *