Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Febrianto agar mengganti Kapolres Tanah Karo
tobapos.co – Masyarakat di Tanah Karo, Propinsi Sumatera Utara yang semakin tahun meningkat angka kemiskinannya diduga akibat maraknya perjudian, mendesak para pemuka agama setempat hingga elemen masyarakat lainnya, mahasiswa dan aktivis agar berani bersuara meminta tanggung jawab Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto SIK (foto-kiri atas) atas tupoksinya yang digaji negara dalam penegakan hukum pemberantasan perjudian yang tak bisa diberantas.di wilayah hukumnya.
“Kita minta Kapolda Sumut ganti saja Kapolres Tanah Karo Eko Yulianto dengan yang punya strategi dalam pemberantasan judi yang marak di bumi Turang ini.”
“Sayang sekali uang dari pajak masyarakat untuk menggaji oknum-oknum aparat kepolisian bila kinerjanya bobrok, takut dan tak punya solusi,” kata SP. Ginting, termasuk tokoh masyarakat di Tanah Karo. Minggu (21/9/2025).
Diinformasikan masyarakat yang kemudian diteruskan melalui konfirmasi kepada Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto SIK, bahwa perjudian di Kabupaten Karo – Sumut bisa berlangsung bebas, hampir di setiap kecamatan di Kabupaten Karo, beroperasi judi dadu skala besar, minimal 2 lokasi, sedangkan judi jenis mesin lebih menjamur.
Diduga para bandar sudah berkolaborasi dengan oknum-oknum aparat kepolisian disana dan ada pula kelompok bandar judi yang diduga dibekingi oknum-oknum tentara.
Namun, AKBP Eko Yulianto SIK tak pernah menggubris konfirmasi wartawan yang dilayangkan ke nomor WhatsApp-nya.
Diketahui, belum lama ini, petugas dari Polda Sumut turun ke Tanah Karo menggerebek sebuah lokasi judi, dan mengamankan puluhan pemain dan bandar, namun diduga itu hanya gertak sambal, sebab lokasi-lokasi judi lainnya di Kabupaten Karo sampai detik ini tetap beroperasi.(TP/Bersambung)