Covid-19 DKI Melandai, Peran Masyarakat Sangat Dibutuhkan Putus Penularan

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Mengingat, vaksinasi COVID-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 21.048 spesimen. 

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 18.523 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 177 positif dan 18.346 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 26.838 orang dites, dengan hasil 25 positif dan 26.813 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

“Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 118.881 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 589.157 per sejuta penduduk,” terang Dwi di Jakarta, Rabu (29/09/2021)..

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 22 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.764 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 857.616 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 842.336 dengan tingkat kesembuhan 98,2%, dan total 13.516 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *