Judi Marak, Angka Kemiskinan Meningkat di Karo-Sumut

Headline Kriminal

tobapos.co – Begitu banyak dampak buruk bila aktivitas perjudian tidak serius diberantas. Paling nyata, perjudian (konvensional maupun online) merupakan salah satu penyumbang besar yang begitu cepat terhadap peningkatan angka kemiskinan masyarakat.

Pernyataan tersebut seperti yang diungkapkan pemerintah melalui Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, yang diamini Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, Menteri Komdigi, Meutya Hafid. Bahkan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan perjudian merupakan masalah serius dan menginstruksikan pemberantasan tanpa kompromi dan tegas.

Berangkat dari hal di atas, serta berdasarkan penelusuran, juga informasi masyarakat di lapangan yang menyebutkan, di Kabupaten Karo (Tanah Karo), termasuk salah satu kabupaten di propinsi Sumatera Utara yang marak aktivitas masyarakatnya bermain judi (online maupun konvensional), disertai menjamurnya lokasi-lokasi perjudian beroperasi di tengah-tengah masyarakat.

Sejalan dengan informasi tersebut, yang mana maraknya perjudian berkorelasi sebagai penyebab peningkatan angka kemiskinan masyarakat, tampaknya dibenarkan dengan data yang diambil dari Badan Pusat Statistik.

Berdasarkan data resmi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo: Penduduk Miskin Kabupaten Karo Tahun 2024 sebesar 7,37 persen (33,44ribu jiwa). Garis kemiskinan di Kabupaten Karo meningkat dari Rp. 606.244,- per kapita per bulan pada tahun 2024 menjadi Rp. 656.812,- per kapita per bulan pada tahun 2024.

Baca juga..

Sebelumnya diberitakan, telah diinformasikan melalui konfirmasi kepada Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto (foto-kiri atas) yang sejak 2024 hingga saat ini menjabat kapolres disana, terkait sejumlah lokasi perjudian besar-besaran yang merdeka di wilayah hukumnya, Kabupaten Karo, seperti di bekas Plaza Kabanjahe, BNI Lama, Kacaribu, Simpang Merek, Regaji, Bersama, Negara, dan lokasi sejumlah lainnya, meski terdengar ada sebagian kecil para pelaku judi yang ditangkap pihaknya.

Namun hingga berita ini dimuat, konfirmasi belum dijawab AKBP Eko Yulianto. Lanjut dilakukan konfirmasi ke tingkat yang lebih tinggi, Polda Sumut melalui Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan, sama seperti Kapolres Tanah Karo, belum mau bereaksi. (TP/Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *