GRANAT : Polisi Harus Tegas, Narkoba Disinyalir Pemicu Tingginya Angka Kriminalitas di Medan Utara

Headline Sekitar Kita

tobapos.co – Meningkatmya angka kriminalitas di Medan Utara disinyalir akibat maraknya peredaran narkotika dan bebasnya judi. Diminta Polres Pelabuhan Belawan dan jajarannya untuk bertindak tegas, Selasa (26/4/2022).

“Kita menduga tingginya angka kejahatan karena bebasnya peredaran narkotika dan judi,” jelas Sekretaris Jenderal DPC Gerakan Nasional Anti Narkotlka (GRANAT) Kota Medan Rion Arios SH MH.

Diketahui dalam bulan April 2022 telah terjadi 3 kali aksi kejahatan besar, bahkan aksi begal telah merengut nyawa korbannya.

“Kejadian di Kecamatan Labuhan Deli, korbannya luka berat dan tangannya nyaris putus, kejadian tragis di Medan Labuhan yang merenggut nyawa seorang warga bernama Retno, serta di Belawan korbannya Kennedy warga Lorong Sempurna yang perutnya robek akibat tikaman senjata tajam.

“Inilah bukti nyata kalau pihak Kepolisian lemah dalam bertindak. Sehingga aksi pembegal dengan leluasa mengeksekusi korbannya,” kata advokat ini.

Lanjut Rion, harus ada tindakan preventif (pencegahan) dari pihak Kepolisian yang bekerjasama dengan Pemko Medan sehingga aksi penjahat jalanan dapat ditekan bahkan aksi kriminal dapat cepat digagalkan.

“Tindakan pencegahan dari segala lini harus diterapkan sehingga aksi kejahatan dapat cepat digagalkan,” ucap Rion SH MH pengacara LBH PDIP.

Bukan itu saja pihak Kepolisian dapat melibatkan dan bekerjasama dengan para penggiat anti narkotika agar dapat menanggulangi serta membina generasi muda dari bahaya narkotika.

“Kalau benar-benar mau menyelamatkan anak bangsa ini, saya rasa mudah sekali. Inikan berpulang kepada niat kita saja,” singgung Rion SH MH yang merupakan tokoh masyarakat di Medan Utara.

Penelusuran awak media semua lokasi wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan masih rawan terhadap berbagai jenis kejahatan. Seperti kawasan Gudang Arang, Kampung Kolam, Belawan Sicanang.

Dicurigai wilayah Labuhan masih banyaknya peredaran narkotika seperti Kandang Lembu Labuhan, Kelurahan Sei Mati, serta Kelurahan Tangkahan Labuhan.

Marelan juga masih diposisi berbahaya. Salah satunya kejadian penembakan di Pasar 4 Barat sehingga korbannya Heri Balung harus mati mengenaskan. Kejadian 5 tahun lalu itu sampai kini belum juga terungkap, yang diduga karena permasalahan narkotika.

Saat ini yang juga merupakan level berbahaya peredaran narkotika adalah Medan Deli. Di kawasan ini sabu dijual bak kacang goreng seperti di Gang Padi dan Gang Turi Kelurahan Tanjung Mulia Hilir. Kelurahan Mabar Hilir sempat terkenal karena kasus duel maut gegara sabu ditukar dengan garam sehingga Codet harus meregang nyawa dengan usus terburai.(Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *