tobapos.co – Prasetio Edi Marsudi sebagai Ketua Pengabdian Masyarakat Pengurus Pusat Keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) bersama para sahabat PP KB FKPPI lainnya dibawah kepemimpinan Ketua Umum Pontjo Sutowo dilantik secara resmi sebagai Pengurus Pusat Keluarga Besar FKPPI Masa Bakti 2021-2026.
Pelantikan dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo mewakili Panglima TNI, bersama Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mewakili Kapolri.
Kemudian dilanjutkan sambutan utama oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo setelah sambutan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dalam sambutan secara virtual Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan bahwa keberadaan FKPPI sangat istimewa sebagai wadah berkumpulnya anak bangsa yang memegang teguh Pancasila, NKRI, UUD NRI 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. Presiden juga mengajak seluruh keluarga besar FKPPI untuk bergerak mewujudkan Indonesia Maju.
“Ajakan kepada seluruh kader FKPPI tersebut kita sambut dengan semangat Bersatu dan Berdaulat. Siap senantiasa berperan lebih aktif, semakin solid dalam membangun Bangsa dan Negara untuk wujudkan segala cita-cita, Indonesia Maju, Adil dan Makmur,” kata Prasetio Edi Marsudi, Kamis (31/03/2022).
Ditambakan Prasetio Edi Marsudi yang juga Ketua DPRD DKI Jakarta ini, keluarga besar FKPPI akan selalu berkontribusi bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam rangka membangun bangsa dan negara km Serta melakukan berbagai inovasi, kreativitas, terobosan baru ditengah-tengah masyarakat demi menyongsong masa depan yang lebih baik menuju Indonesia Maju.
“Semangat gotong-royong, Bela Negara hingga menjaga dan setia pada Sapta Marga sebagai doktrin prajurit TNI serta Tribrata dan Catur Prasetya sebagai doktrin anggota Polri akan selalu kita pegang teguh bersama,” imbuh Pras, sapaan akrab Prasetio Edi Marsudi.
Ditegaskan, KB FKPPI akan semakin Solid Kuat Militan Bersama Pancasila, menjaga Persatuan dan Kesatuan bangsa serta Bhineka Tunggal Ika. Bersatu Berdaulat dalam mempertahankan 4 pilar yaitu Kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (TP 2)