tobapos.co – Terus semakin maraknya bermunculan lokasi-lokasi perjudian di Sumatera Utara khususnya Kota Medan menimbulkan asumsi masyarakat yang agak nyeleneh. Entah mengapa masyarakat sampai berujar seperti itu, namun katanya “Cuma Jokowi (Presiden RI) yang Sanggup Berantas Judi di Sumut?”
Ditanya alasannya, warga memberikan contoh soal maraknya pungli di Tanjung Priok baru-baru ini, saat tersebut, Presiden Joko Widodo langsung menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan seketika para pelaku pungli (pungutan liar) terhadap para supir ditangkapi, dan kini berkurang drastis.

Sebelumnya, perbincangan tim tobapos.co dengan beberapa warga itu, berawal dari maraknya bermunculan lokasi-lokasi judi di Sumut, apalagi Kota Medan. Ironinya, jelas-jelas diberikan bukti foto ke aparat berwenang terkait aktivitas perjudian dimaksud, namun hingga detik ini bisa tetap beroperasi.
Parahnya lagi, masyarakat Sumut diimbau agar mematuhi prokes dimasa pandemi yang saat ini kembali meningkat jumlah korbannya, akan tetapi lokasi-lokasi perjudian malah seperti dibiarkan bertumbuh subur dimana-mana. Padahal, di lokasi-lokasi perjudian lah tempat yang paling rawan menjadi kluster penyebaran virus corona.

Adapun lokasi perjudian yang dimaksud seperti enggan ditindak, seperti di Jalan Tapian Nauli, Jalan Bayu, Jalan Ringroad/Gagak Hitam, Komplek Berlian Sari Delitua, Jalan Klambir Lima dan masih banyak lokasi lainnya di Kota Medan, hampir di setiap kecamatan semakin marak lokasi-lokasi perjudian.
Perjudian tersebut santer terdengar dikuasai kartel “7 Naga”, inisial mereka AS, AK, AF, AT, SWT, APBK dan AH. Baru-baru ini dididapat informasi masuk dalam jumlah besar mesin judi rolet, slot, boukong, tembak ikan, tembak serangga dan macam lainnya ke sebuah kompleks di Jalan Jemadi Medan untuk dikirim ke banyak titik ke Kabupaten/Kota di Sumut.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri merupakan sosok yang masih mau menanggapi kondisi ini dengan mengatakan, “Itu kewenangan Bareskrin, nanti saya teruskan,” tegasnya. Sementara itu Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Dir Krimum Kombes Tatan Dirsan Atmaja masih belum diperoleh jawaban ketika dikonfirmasi hingga berita ini berulang-ulang dimuat. Selasa (9/2/2022). (Mri)