tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19, yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus cukup signifikan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 1.100 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 18.552 (orang yang masih dirawat/isolasi).
“Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas,” ungkapnya, Selasa (15/03/2022).
Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 21,877 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.683 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.571 positif dan 18.112 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 38.342 orang dites, dengan hasil 1.262 positif dan 37.080 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.187.307 dengan tingkat kesembuhan 97,3% dan total 15.019 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%.
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
“Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 157.261 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 952.016 per sejuta penduduk,” tambahnya.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,7%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12,0%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 12.428.514 orang (123,3%), dengan proporsi 70,1% merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,9% warga KTP Non DKI.
Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 0 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 10.480.569 orang (103,9%), dengan proporsi 73,0% merupakan warga ber-KTP DKI dan 27,0% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 1.204 orang.
Vaksinasi dosis ke-3 (booster) juga dilakukan. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 1.653.212 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 8.755 orang (catatan: data jumlah vaksinasi dosis ketiga tercatat lebih rendah karena kendala penarikan data dari dasbor KPCPEN. (TP 2)