Temui Pedagang Pasar Pendidikan, Prof.Ridha dan Wong Chun Sen Dikerumuni Ibu-Ibu

Advertorial

tobapos.co- Calon Walikota Medan nomor urut 2, Prof. Ridha dan Ketua ‘Wong Berani’ turun ke pasar Pendidikan yang berada di Jalan Pasar Inpres No.17 Glugur Darat Medan Timur, Kamis (14/11) pagi.

Kehadiran Prof. Ridha didampingi Wong Chun Sen bersama rombongan menjadi pusat perhatian para pedagang dan masyarakat yang sedang berbelanja di pasar milik pemko Medan ini. Banyak yang langsung menyapa kedua sosok pemimpin di kota Medan ini. Terlebih Wong Chun Sen Tarigan yang langsung menarik perhatian para pedagang.
Namun, di Pasar Pendidikan itu, Prof. Ridha sangat miris melihat kondisi pasar yang sepi pembeli apalagi terkesan kurang diurus.

“Nah ternyata pagi hari ini, saya datang melihat pasar ini sepi, seperti hidup segan mati tak mau. Ini salah satu kesalahan dan kelalaian daripada PUD Pasar Medan. Miris kita lihat, pasar swasta yang lebih ramai. Hal ini yang harus kita ingatkan bahwa konsentrasi untuk pembangunan Pasar Inpres ini supaya lebih baik lagi dan market perekonomian itu bisa hidup,” ucap calon Walikota Medan yang di usung partai PDI Perjuangan.
Prof.Ridha, beranggapan bahwa pasar tradisional harus menjadi prioritas agar tidak mati ditelan perkembangan jaman.

Kondisi fisik yang kurang terawat apalagi bagian dari pemko Medan tentunya sejak dulu harus jadi perhatian.

“Ini tentu sangat merugikan, bukan hanya merugikan Pemko Medan, tapi seluruh pedagang yang berjualan di pasar pendidikan ini,” ucapya.
Senada dengan itu, Ketua Umum Wong BERANI, Drs.Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B mengatakan kehadiran dia membawa calon Walikota Medan, Prof. Ridha untuk melihat langsung situasi beberapa pasar di kota Medab yang selama ini dibawah naungan PUD Pasar Medan.

Setelah melihat langsung, Wong Chun Sen pun mengaku miris melihat sepi nya minta beli masyarakat di pasar tradisional itu. Apalagi, berkesan tidak ada inovasi untuk membuat pasar tradisional menjadi lebih disukai masyarakat.
Wong Chun Sen berharap jika Prof.Ridha terpilih dan menjadi Walikota Medan akan menata kota Medan dan juga pasar pasar tradisional terutama pasar Pendidikan agar lebih baik lagi.
“Sehingga pasar Pendidikan ini berfungsi seperti semula, masyarakat banyak datang ke tempat ini untuk berbelanja,”ucap Wong.

Tampak mendampingi kunjungan ini, Sekjen Wong BERANI Zainuddin Lubis, Ketua Tim Hukum Wong BERANI Rico Goncalwes SH., MH., CPM., CRA dan Tulus Sipahutar beserta tim relawan.

Masih ditempat yang sama, Rosita Sianipar (59) seorang pedagang sayur di Pasar Pendidikan ini meminta agar Prof.Ridha menata dan menghidupkan kembali tempat usaha yang sudah puluhan tahun diabadikan oleh Pemko Medan.

“Semoga bapak Ridha terpilih jadi Walikota Medan, sehingga harapan para pedagang di pasar ini untuk hidup layak dapat tercapai. Selama ini saya kecewa sama Pemko Medan, sehingga enggan membayar retribusinya selama satu tahun lebih,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan
Khairul Tanjung (58) pedagang kelontong, mendukung penuh Prof.Ridah menjadi Walilkota Medan. “Harapannya, para pedagang berharap terjadi perubahan yang signifikan di seluruh pasar yang ada di Kota Medan,” pintanya.
Menanggapi keluhan para pedagang, Prof. Ridha menilai aset pasar Pendidikan harus dapat diproduktifkan. “Tapi ini justru sangat tidak produktif, ” ujarnya.

Amatan awak media di lokasi terlihat para pedagang dan masyarakat merasa senang ditempat itu hadir calon Walikota Medan sehingga mereka dapat bertatapan langsung dengan Prof. Ridha dan Wong Chun Sen Tarigan. (tp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *