Sering Diperas Preman Di Kampung Lalang, Puluhan Supir Angkot Trayek 65 Minta Perlindungan Polsekta Medan Helvetia 

Headline Kriminal

tobapos.co – Merasa tidak nyaman dengan kehadiran para preman yang kerap diduga melakukan pemerasan di kawasan Pasar Kampung Lalang, Jalan Kelambir V, Medan terhadap mereka, puluhan supir Angkura Kota (Angkot) trayek 65, jurusan Terminal Pinang Baris – Terminal Amplas mendatangi Mapolsekta Medan Helvetia. Rabu (11/8/2020), sekira Pukul 14.00 WIB, guna meminta jaminan keamanan dalam bekerja dari pihak Kepolisian.

  Salah seorang supir,  Dohar Siregar (38) warga Jalan Pasar 10 Tembung ketika ditanyai tim tobapos.co mengatakan, dirinya dan rekan-rekan merasa tidak nyaman dengan adanya para preman yang mengatasnamakan calo tersebut.” Kayak manalah bang kami mau nyaman kalau kami sering di tanduk (dimintai uang) sama orang (preman) itu,” katanya. 

Pria yang mengaku baru 1 bulan menjadi supir angkot ini juga mengatakan kalau dirinya juga pernah menjadi korban kekerasan dari para pria (preman) yang dirinya tidak mengetahui identitas pelaku, “Aku juga udah kena pisau karter bang seminggu yang lalu, tapi aku malas buat laporan kemaren,” ujarnya. 

Akibat aksi premanisme itu, puluhan supir angkot tersebut meminta kepada pihak Kepolisian agar segera menindak lanjuti mengenai permasalahan tersebut.

“Kami minta kepada pihak Kepolisian agar segera menindak lanjuti kasus ini, agar tidak ada lagi pembiaran seperti ini karena sekarang ini sulit kali cari uang bang,” pungkasnya. 

 Terkait itu, Kanit Intel Polsekta Medan Helvetia Iptu M.Hasibuan yang melayani keluhan para supir tersebut ketika dikonfirmasi tobapos.co menyatakan dirinya tidak bisa memberi komentar terkait hal tersebut.

“Tanya aja sama Kapolsek langsung ya karena saya enggak berani memberi keterangan, karena masih ada pimpinan saya,” kata Hasibuan. (Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *