Selama Ini Keras Mengkritik, Ternyata PSI Minta Naik Dana Bantuan Politik Juga

Headline Politik

tobapos.co – Kencang mengkritik kenaikan gaji dan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta di hadapan publik, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ternyata dibelakang diam-diam meminta adanya kenaikan dana bantuan politik (banpol). 

Hal tersebut diketahui dari video singkat yang beredar di medsos. Dalam video itu menampilkan audio dari anggota Fraksi PSI DPRD DKI William Aditya Sarana yang secara terang-terangan meminta kenaikan banpol untuk tahun anggaran 2021.

“Untuk Kesbangpol karena sudah disampaikan ke saya pak, mungkin saya harus sampaikan kesini juga. Apakah mungkin jika dana banpol itu dinaikan pak?,” kata William, Minggu (27/12/2020). 

“Sekarang kita Rp 5000/ per suara mungkin itu bisa dinaikkan lagi per suara. Kita sih maunya, kalau (PSI) mengusulkan Rp7.000 lah gitu/Rp 20.000 ribu atau ceban (Rp.10.000) gitu,” sambungnya. 

Politisi muda PSI menegaskan bahwa partainya mengharapkan mendapat banpol setinggi-tingginya untuk memenuhi operasional partai. 

“Tapi yang realistis saja pak, bisa tidak kita naikkan di tahun 2021?,” pungkasnya. 

Disisi lain, beberapa waktu lalu,  PSI justru menolak rancangan kenaikan gaji dewan dan tunjangan yang tertuang dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) anggota DPRD DKI menjadi Rp888 miliar.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Ketua DPD PSI DKI Mikel Sianipar, yang bersangkutan belum merespon. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *