Pemberian Kuota Internet Diapresiasi, Zita: Infrastruktur Digital Harus Dibenahi

Pemerintahan

tobapos.co – Tentang subsidi kuota internet sebesar Rp9 triliun disambut baik Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani. Soalnya Menteri Pendidikan RI Nadhim Makarim mulai mendengarkan satu persatu keluhan orang tua setelah terjun kebawah.

“Saya apresiasi Kemendikbud sudah berani anggarkan kuota internet. Tidak ada kata terlambat untuk berubah, dan melakukan lompatan-lompatan kebaikan,” kata Zita kepada Lamjo-Jek di Jakarta, Jumat (28/08/2020).

Politisi PAN ini berharap bantuan ini bisa dirasakan oleh semua anak. Dan segera terealisasi bantuannya dengan tepat sasaran. Karena melihat surat Kemendikbud No. 8202 yang keluar tanggal 27 Agustus, bahwa pengisian data terakhir tanggal 31 Agustus.

“Yang artinya, hanya ada waktu 3 hari untuk mnginput data siswa. Dengan waktu yang singkat, jangan sampai ada siswa yang terlewatkan, terutama bagi sekolah yang berada di daerah terpencil,” ucap putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ini.

Selain itu, lanjut wanita berkaca mata ini, dirinya tidak bosan mengingatkan betapa pentingnya digital infrastruktur. Termasuk Inovasi Pendidikan seperti kurikulum, guru datang ke siswa (jemput bola), dan lain-lain. Memang sektor pendidikan tidak bisa didorong oleh Kementrian Pendidikan saja, tapi juga didukung dengan kementrian lain seperti Menkominfo salah satunya.

“Kalau kita ibaratkan kendaraan, kuota itu baru bahan bakarnya saja, kendaraan itu guru/sekolahnya, dan jalanan kurikulumnya. Semua itu harus prima, kendaraan bagus, bahan bakar full, jalanannya top mulus, itu pasti cepat sampai ketujuan,” tandas Zita.

Masih kata Zita, sekarang bahan bakar atau kuota sudah disediakan pemerintah.

“Tinggal innovasi kurikulumnya yang perlu menjadi tugas Mas Menteri setelah ini, agar segera dirampungkan dan bisa terealisasi. Kami masih menunggu itu,” imbuhnya. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *