Krisis Kepercayaan Terhadap Polres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto SIK Akan Diberi Hadiah Android

Headline Kriminal

tobapos.co – Meski ramai menggema informasi disampaikan berbagai elemen masyarakat melalui berbagai saluran, terutama media online dan media sosial, soal marak semakin marak segala macam bentuk perjudian hingga peredaran gelap narkoba di Kabupaten Karo, namun Kapolres AKBP Eko Yulianto SIK (foto) sepertinya slow respon.

Apalagi belakangan ini, publik kian menyoroti kinerja penegakan hukum oleh kepolisian yang dinilai semakin terpuruk, menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi itu semakin mengalami krisis, sehingga meluas kabar presiden Prabowo Subianto sedang membentuk tim  mereformasi Polri.

Namun kondisi tersebut tetap terkesan tidak menjadi perhatian serius Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto. Sehingga informasi maraknya judi dan narkoba di wilayah hukumnya yang disampaikan berbagai elemen masyarakat kepadanya terkesan diabaikan.

Terutama ketika dikonfirmasi para wartawan, AKBP Eko Yulianto SIK terkesan cuek, tak mau ambil pusing? Padahal maraknya judi dan narkoba di Kabupaten Karo jelas-jelas berefek terhadap meningkatnya garis kemiskinan masyarakat disana.

Kali ini, DPP Ibu Prabu, sebagai unsur relawan pendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto – Wapres Gibran Raka Buming Raka dimintai tanggapannya mengatakan,

“Pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit di tahun 2021 masih diingat masyarakat menegaskan ikan busuk dari kepala, sehingga pimpinan yang ditindak tegas bila tidak sanggup menjalankan tugas, tapi faktanya seperti lip servis saja ucapannya itu, buktinya Kapolda Sumut tidak ada menindak anggotanya yang tak mampu bekerja, seperti AKBP Eko Yulianto, ini membuat kepercayaan masyarakat terus anjlok,” kata Marjudin. Minggu (28/9/2025).

Sambungnya, “Mungkin dalam waktu dekat kita akan kirim hadiah handphone android plus dengan data di dalamnya, atau meminta Bapak Kapolda Sumut membelikan untuk Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, supaya Kapolresnya itu bisa cepat melihat informasi, terlebih soal judi dan narkoba di wilkumnya yang sudah seperti bebas, bahkan terang-terangan oknum anggotanya yang diduga  ikut andil mengelola,”

“Kemudian, AKBP Eko Yulianto terkesan takut bila adanya dugaan keterlibatan oknum tentara membekingi judi, itu apa, kok takut meski sudah ada payung hukum, kita minta segera copot saja Eko Yulianto,” tegas Marjudin.

Sebelumnya, sudah berkali-kali dikonfirmasi wartawan media ini, terkait maraknya judi di kabupaten Karo, namun Kapolres AKBP Eko Yulianto terkesan tak mau ambil pusing, dan tetap tak mau menjawab konfirmasi.

Diketahui, memang beberapa waktu belakangan, ada dilakukan pengungkapan satu kasus perjudian di kabupaten Karo oleh Ditreskrimum Polda Sumut, kemudian dilanjutkan Polres Tanah Karo, satu kasus juga. Namun masyarakat mengaku penindakan tersebut diduga hanya setingan, untuk seolah-olah bekerja. Padahal, puluhan bahkan lebih lokasi-lokasi judi lainnya yang lebih besar dan lokasi narkoba di Kabupaten Karo terkesan dibiarkan Polres Tanah Karo jajaran Polda Sumut.(TP/Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *