Kepemimpinan Abe Dinilai Melukai Hati Cabang-cabang PMII

Sekitar Kita

tobapos.co – Pasca terpilihnya Muhammad Abdullah Syukri alias Gus Abe sebagai Ketua PB PMII hasil Kongres 2021 Balik Papan, banyak perubahan serta terbitnya produk-produk di badan organisasi PMII, seperti adanya tekhnologi diciptakan untuk melancarkan sistem birokrat PMII seperti E-PMII yang merupakan teknologi sistem input database, juga salah satu proses pengajuan SK pengurus, ID dan Pasword E-PMII hanya diberikan 1 item kepada setiap pengurus. Sehingga beberapa calon pengurus setingkat cabang maupun PKC sibuk berbondong-bondong meminta pasword ID tersebut melalui Bidang Aparatur PB PMII. Sabtu (22/1/22)

Namun sangat disayangkan jika hal tersebut penyebab perpecahan cabang – cabang PMII di daerah.Diketahui, bahwa baru-baru ini PB PMII diramaikan dengan kedatangan mengatasnamakan seluruh cabang diperkirakan 40% jumlah cabang melakukan unjuk rasa dan prihatin tentang langkah PB PMII saat ini. Dimana, dinilai bahwa kepemimpinan Gus Abe sudah melukai hati cabang – cabang di daerah. 

Hal tersebut dikatakan oleh Dicky Erianda Saragi, Nanda Erlangga Ketua PC PMII Asahan terpilih 2021-2022. Pasalnya banyak cabang-cabang PMII yang terjadi dualisme serta tidak diberikan SK oleh PB PMII yang diduga memiliki rekam jejak tidak searah pasca kongres sehingga cabang tersebut dipermasalahkan. 

“Gus Abe melukai hati cabang Asahan, saya mendapatkan informasi bahwa PB PMII memberikan ID E-PMII kepada PC PMII Asahan dipihak lain yang belum mengikuti proses PKL, ini sangat miris,” ujar Dicky Erianda. 

Ia juga menilai, bahwa berdasarkan konstitusi serta AD/ART, dirinya sudah sah terpilih dan memiliki bukti-bukti yang ada. Bahkan mendapatkan rekomendasi dari PKC. Namun sangat disayangkan hari ini PB PMII mengambil langkah yang salah dengan memberikan ID E-PMII ke pihak lain. 

“Status PC PMII Asahan belum jelas saat ini, dan banyak cabang PMII lainnya bermasalah, seharusnya PB PMII harus memprioritaskan yang taat aturan hukum bukan sesuka hatinya,” terangnya. 

Ia juga menilai, bahwa Pasca Kongres PMII, sampai detik ini cabang-cabang belum ada menerima hasil AD/ART sebagai acuan kader untuk menjalankan organisasi, “Dari sini aja sudah terlihat bahwa Ketua PB PMII Gus Abe sudah melakukan langkah yang salah.” katanya.

Sambunya lagi, “Kami tetap melakukan gugatan kepada PB PMII dengan apa saja langkah yang sudah menyalahi aturan, jangan jadikan korban cabang – cabang PMII yang memiliki rekam jejak Kongres tidak searah dengan Gus Abe,”terangnya.(do)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *