tobapos.co-Dalam situasi fiskal yang menuntut kemandirian dan optimalisasi pendapatan daerah, kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berperan langsung terhadap sumber pembiayaan pembangunan harus menjadi prioritas evaluasi.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sudah semestinya mengambil langkah tegas terhadap pejabat yang tidak menunjukkan terobosan maupun kemampuan manajerial dalam mengelola instansi strategis.
Dorongan ini dicetuskan Aktivis Kebijakan Publik Provinsi Sumatera Utara Ridwanto Simanjuntak SIP kepada wartawan, Selasa (22/4/2025) menanggapi instansi strategis minim terobosan
Sebagaimana oknum Kaban Pendapatan Pemprovsu Ardan Noor sejak dilantik oleh Wagubsu Surya pada 21 Januari 2025 hingga saat ini belum ada kabar terkait ide maupun strateginya menciptakan peningkatan PAD dari sektor retribusi pajak Kenderaan bermotor (PKB) dan BBN KB di instansi tersebut.
Kata Ridwanto yang juga ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Suara Proletar berpendapat bahwa pejabat yang baru dilantik, namun gagal menyusun strategi atau bahkan tidak memahami aspek teknis dari tugasnya, justru menjadi beban birokrasi. Apalagi jika instansi tersebut berperan penting dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Minimnya ide dan diamnya respons terhadap tantangan, seperti tunggakan pajak kendaraan bermotor serta proyeksi penerimaan tahun 2025–2026, menjadi bukti lemahnya kepemimpinan teknis. Jika dibiarkan, hal ini akan berdampak langsung terhadap kapasitas fiskal daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.
Oleh karena itu, Gubernur Bobby Nasution didorong untuk tidak ragu melakukan evaluasi menyeluruh, bahkan menonaktifkan pejabat yang tidak mampu menjawab tantangan dengan solusi dan kebijakan nyata. Langkah ini penting agar roda pemerintahan tidak terhambat oleh kepemimpinan yang pasif dan minim kontribusi.
Sumatera Utara butuh pemimpin OPD yang visioner, paham lapangan, dan siap bekerja dengan inovasi—bukan sekadar menduduki jabatan, tegasnya.(MM)