GMKI Asahan Menyayangkan Pernyataan Mantan Wapres JK

Headline Politik

tobapos.co – Badan Pengurus Cabang Asahan (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Asahan miris dan prihatin atas pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut bahwa “Orang Kristen membunuh atau dibunuh itu Syahid”.

Hal itu disampaikan Jesril Ferdinan Damanik Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Cabang Asahan atas kalimat yang di keluarkan oleh mantan Wakil Presiden Republik Indonesia itu. Asahan, Senin,13 April 2026.

Kami Pengurus Cabang Asahan (GMKI CABANG ASAHAN), menolak pernyataan Jussuf Kalla yang menyesatkan. Membunuh atau dibunuh dapat Syahid “Surga” Sedangkan di dalam ajaran Kristen melakukan ajaran kasih seperti di ayat Alkitab mengatakan “Tetapi Aku berkata kepadamu : Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu” (Matius 5:39).” ujar Jesril Ferdinan Damanik.

Ia lagi menegaskan, bahwa ajaran Kristen selalu mengedepankan kasih terhadap sesama serta menolak segala bentuk kekerasan. Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, pembunuhan merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat dibenarkan dan dapat dipidanakan. 

Pernyataan Jusuf Kalla ini sangat berbahaya, karena pandangan bahwa kekerasan bisa dibenarkan dengan syarat tertentu berpotensi menghasut orang yang salah menafsirkan dan bertentangan dengan hukum karena akan menganggu stabilitas Negara.

Pengurus Pusat (PP) GMKI juga menekankan bahwa Indonesia berdiri di atas nilai-nilai Pancasila yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persatuan.

Badan Pengurus Cabang Asahan (BPC GMKI ASAHAN) mengajak untuk hidup rukun dan selalu berpegang teguh untuk melakukan nilai pancasila dan nilai-niali norma untuk menolak segala jenis kekerasan berlandaskan agama.” tutup Jesril Ferdinan Damanik, Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Cabang Asahan. (Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *