Gejala Terinveksi Virus Nipah Dan Pencegahan Penyakit

Headline Sekitar Kita

tobapos.co – Penyakit virus nipah merupakan jenis penyakit zoonotik, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Penyakit ini disebabkan oleh virus nipah, yang termasuk dalam genus henipavirus dan famili paramyxoviridae. Seperti diketahui, hewan yang membawa virus nipah ini adalah kelelawar buah, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian, Novita Saragih, ketika dimintai wartawan penjelasannya terkait kemungkinan perkembangan penularan wabah virus nipah di wilayah Sumatera Utara, Jumat (22/9/2023). 

Sedangkan hewan host lainnya dianggap menjadi host yang akrab dengan manusia adalah ternak babi. Imbauan tim Kesehatan, jangan mengkonsumsi daging ternak yang sudah sakit. Tentu hal ini jadi intervensi Dinas Peternakan terhadap penyakit hewan. 

Lebih lanjut, Novita menjelaskan, dari hasil JRA Nipah Virus tanggal 18 sampai dengan 21 April 2022, sebenarnya sudah dibagi tupoksi kewaspadaan dini dan respon penanggulangan nipah virus yang secara detail dan menjadi TL masing-masing.

Menjawab pertanyaan,  Novita mengatakan, “Sampai saat ini daerah Sumut masih tetap waspada,  meskipun masyarakat belum ada tanda-tanda ditemukan terjangkit penularan virus tersebut. Jadi upaya pengendalian dan pencegahan sangat utama, karena belum ada obat dan vaksin nipah,” ujarnya. 

Sebelumnya kata Novita, Provinsi Sumatera Utara sudah sejak  tahun 2022 mengadakan pertemuan joint risk assessment Nipah Virus dalam menghadapi ancaman dan respon situasi yang akan berkembang apabila terjadi kasus klb dan kemungkinan terjadinya.

Untuk itu pesan kesehatannya adalah : biasakan PHBS, pakai masker bila berkumpul  dengan orang sakit, cuci tangan pakai sabun, pakailah sarung tangan saat beternak dan higiene kandang wajib diperhatikan .

Jangan memakan buah yang sudah digigit kalong, dan makanlah daging hewan ternak dalam kondisi matang, imbuh Novita. 

Gejala Tertular Nipah:

Penjelasan Novita Saragih, Gejala penyakit Nipah Virus adalah diawali demam ,batuk dan gangguan pernapasan. Jika gejala berat akan menimbulkan meningitis ,encephalitis dan kematian. Untuk itu sama sama di harapkan kewaspadaan dini apabila kepulangan dari Luar negri atau dari negara terjangkit pelaku perjalanan mengidap ispa dan ILI

Langkah tim medis, rujukan pasien yang diduga terinveksi virus,  pihak Rumah RSU H Adam Malik siap siaga melayani  spesimen swab tenggorokan  untuk PCR dilakukan oleh tenaga teknis dan dikirimkan ke litbangkes.

Demikian kutipan respons dari dinkesprovsu,Kemenkes RI ,KKP Kelas 1 Medan PP, dalam circle Pelaksanaan pembuatan Dokumen Rencana  Kontijensi di Kab Kota.

Salah satu upaya diseminasi ke kab/ kota itu adalah Dokumen RENkon Kota Tanjung Balai Tahun 2022 yaitu terhadap pencegahan dan penanggulangan Nipah Virus dari pintu kedatangan LN , Akibat perjalanan dan TKI. (MM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *