tobapos.co — Ketua Umum IMM FISIP UMSU, Habib, menyatakan dukungannya terhadap program literasi digital yang digagas oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafidz, sebagai langkah strategis dalam memerangi penyebaran informasi hoaks di ruang digital.
Menurutnya, maraknya hoaks dan disinformasi saat ini menjadi tantangan serius yang harus dihadapi secara bersama, sehingga penguatan literasi digital menjadi solusi yang tepat dan relevan.
“Program literasi digital ini menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih kritis dan bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi. Ini adalah langkah nyata dalam melawan hoaks,” ujar Habib.
Ia menilai, upaya yang dilakukan tidak hanya berdampak pada peningkatan pemahaman masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan ruang digital yang lebih sehat, aman, dan produktif.
IMM FISIP UMSU juga mendorong agar program ini terus diperluas hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai pengguna aktif media digital.
Sebagai organisasi mahasiswa, IMM FISIP UMSU menyatakan kesiapan untuk turut berperan aktif dalam mendukung program tersebut melalui edukasi dan gerakan literasi di tengah masyarakat.
“Melawan hoaks tidak bisa sendiri. Perlu kolaborasi semua pihak, dan kami siap menjadi bagian dari gerakan tersebut,” tutup Habib.(HH)