tobapos.co – Pasca informasi masyarakat dan hasil penelusuran wartawan diteruskan kepada Direskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono. Dimana sejak sekitar dua bulan lalu resmi beroperasi perjudian dadu besar-besaran, lokasi tepatnya di depan Kodim Tanah Karo, dan sampai saat ini masih tetap aktif. Sehingga, konfirmasi disampaikan ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi (foto-atas) Selasa (18/7/2023).
Terkini info A1 situasi dari lokasi perjudian tersebut, para pemain judi masih berpesta pora. Sejumlah oknum secara terorganisir memperketat penjagaan. Ada kabar berkembang, petugas sedang mematangkan rencana untuk melakukan penggrebekan, tetapi sebagian lagi mengaku yakin bahwa lokasi perjudian besar-besaran itu pasti akan awet. Pasalnya, siraman besar telah disorongkan bos besar pengelolanya, Istri alm TS.
Baca juga…
Masih banyak fakta mengejutkan lainnya yang akan dibongkar terkait maraknya perjudian terkesan kebal hukum di Tanah Karo, Sumatera Utara, terutama lokasi yang satu ini. Namun akan disajikan secara berangsur. Apalagi sejak awal berita perjudian itu dipubikasi, ada pihak yang berusaha mengancam kemerdekaan wartawan.
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono berjanji akan menindak pengelola dan lokasi yang dijadikan sarang perjudian dimaksud, “Terimakasih informasinya, akan saya teruskan ke anggota,” tegasnya kemarin, Senin (17/7/2023).
Kepada Kapolres Tanah Karo AKBP AKBP Wahyudi Rahman telah pula dicoba konfirmasi, tetapi belum menjawab meski pesan yang dikirim diketahui sudah dibaca, dan ketika ditelepon terlihat berdering.
Sebelumnya, masyarakat meminta agar lokasi judi skala besar tersebut dapat ditindak tegas yang berwenang. Apalagi Kabupaten Karo dikenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan Sumatera Utara, agar jangan dikotori dengan maraknya penyakit masyarakat.
“Kalau judi dibiarkan terntu bisa berimbas kepada perbuatan kriminal, kalau banyak pencuri, perampok di tanah kita ini, tentunya wisatawan akan takut datang, tolong lah Bapak petugas berwenang, jangan percuma Bapak-bapak semua ada, ditugaskan sama Negara, digaji besar lagi, tapi seperti malah merestui perjudian itu,” kata warga sembari menambahkan Tanah Karo juga dikenal sebagai daerah yang religius. (TIM/bersambung)