tobapos.co – Walikota Medan Bobby Nasution diminta perlu mengevaluasi kinerja Dirut PD Pasar Kota Medan. Lantaran 53 pasar yang ada di Kota Medan di bawah pengelolaan PD Pasar Kota Medan dianggap kurang mampu meningkatkan pendapatan PD Pasar.
Penilaian itu dikemukakan Ketua Forum Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima Kota Medan Merdeka Ap Luat Siahaan dalam tulisannya yang dikirim ke ponsel wartawan, Minggu (25/6/2023).
Menurut pengamatan Ap Luat di lapangan, bahwa Dirut PD pasar menerima uang segar setiap hari diperkirakan sebesar ratusan juta rupiah. Namun yang menjadi pertanyaan, kemana uang segar tersebut setiap harinya?
Jika di estimasi, kata Luat, jumlah pedagang yang terdaftar misalnya di satu pasar 2000 kios. Kalau dikira satu kios uang jaga malam Rp 3000 (tiga ribu) per kios, jadi uang pendapatan setiap hari dari kios saja sudah berapa.
Belum lagi bila dihitung kios tambahan yg ada di sudut – sudut gang dan juga uang kamar mandi. Termasuk uang parkir, lain lagi jaga malam terselubung.
Kalau di audit diperkirakan ada berkisar sejumlah ratusan juta yang masuk setiap hari dari sejumlah 53 pasar. Karena itu perlu keterbukaan pihak PD Pasar, dan ini semua diyakini akan terbuka, tulis Ap Luat.
Diharapkan Walikota Medan harus segera mengaudit. Sehingga pendapatan asli dari PD pasar itu trasparan. “Saya tau benar situasi dan kondisi pasar tersebut”.
“Pada dasarnya saya ikut menggradesain PD pasar tersebut dengan mendiang Josen Sinaga. Dikaitkan lagi pengelolaan PD Pasar Kota Medan itu ada keterlibatan anggota DPRD kota Medan. Jadi harus mampu menggali sumber untuk meningkat pendapatan (PAD) Kota Medan,” pungkasnya. (MM)