tobapos.co – Kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan dalam hal penyediaan paket untuk kegiatan Revitalisasi Kawasan Lapangan Merdeka (Multi Years) Tahun Anggaran 2023 menjadi tanda tanya besar.
Hal tersebut dinyatakan ketua LSM SUARA PROLETAR Ridwanto Simanjuntak, SIP (foto) dalam suratnya nomor:05/LSM-SP/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan dengan tembusan Walikota Medan.
Terkait hal tersebut di atas, Endar Sutan Lubis selaku Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan sesungguhnya sudah membaca pesan pada WhatsApp yang dikirim LSM SUARA PROLETAR terkait surat tersebut di atas, akan tetapi hingga berita ini disajikan klarifikasi yang dimohonkan belum ada juga.
Hal yang sama juga dilakukan Herbert Hamonangan Panjaitan dimana ketika diinformasikan lewat WhatsApp bahwa LSM SUARA PROLETAR ada memohon klarifikasi lewat surat, Herbert Hamonangan Panjaitan yang menurut informasi adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada paket kegiatan di atas menyatakan, (Perihal apa ya pak -red).
Akan tetapi setelah surat tersebut dikirim via WhatsApp kepada Herbert Hamonangan Panjaitan, hingga berita ini diturunkan Herbert Hamonangan Panjaitan menjadi bungkam.
Adapun yang menjadi tanda tanya besar, menurut data yang ada pada LSM SUARA PROLETAR, pada tanggal 27 Februari 2023 tender sebesar Rp.470.615.000.000,- dibatalkan tanpa alasan yang jelas. Kemudian pada tanggal 5 Maret 2023 nominal paket tersebut berubah menjadi Rp.500.085.200.000,- Artinya, dalam kurun waktu enam hari terjadi peningkatan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp.29.470.200.000,-
Apakah hal ini merupakan dampak dari tidak matangnya perencanaan, atau apakah ada titipan harga yang dimasukkan Herbert Hamonangan Panjaitan selaku PPK sehingga terkesan paket tersebut di mark up dan jika benar dalam kurun waktu enam hari satu kegiatan bisa dikoreksi, mengapa hingga saat ini pemenang tender paket tersebut belum juga diumumkan, kata Ridwanto Simanjuntak, SIP. (TP)