tobapos.co- Progres pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Simalungun bagian proyek Rp 2,7 Triliun dengan Skema multiyears dipastikan rampung pada akhir Desember 2022.
Penjelasan ini disampaikan pelaksana proyek PT Waskita, Jatmiko kepada wartawan unit Pemprovsu, dilokasi proyek dijalan Panei Tongah, Jumat, 16/12/2022.
Penuturan Jatmiko didampingi staf UPT Dinas Jalan dan Jembatan Provsu perwakilan Siantar Simalungun, Dikki Harahap dan Pasaribu menyebutkan, total ruas jalan sepanjang 12,2 KM di Simalungun sebagian akan rampung diakhir Desember 2022. Sebagian lagi dalam proses pekerjaan, kata Jatmiko
“Pekerjaan 95 persen dijalan Pematang Raya Tanah jawa sepanjang 2,7 KM, akhir Desember pekerjaan finishing setelah aspal disiram kembali dengan ketebalan 4 cm. Pengaspalan badan jalan ini baru terlaksana ketebalan 6 cm”, terangnya.
Di jalan Panei Tongah ada 1 KM juga akan rampung, tutur Jadmiko menambahkan. Namun 500 meter sedang akan dilapisi aspal dengan ketebalan 4 CM. Sedangkan 500 meter lagi tahap pemadatan. Karena ruas jalan ini tanahnya masih labil sebelum dikerjakan, jelas Jatmiko.
Dalam pembangunan jalan, warga kelihatan senang dan bersyukur. Keterangan warga panei tongah Kabupaten Simalungun Jen Saragih dan Sahat Siregar mengatakan, senang dan bersyukur.
Kami mewakili warga sangat berterimakasih atas perbaikan jalan ini, ujar Jen Saragih.
“Terimakasih buat Pemprovsu, PU Dinas Jalan dan Jembatan Provsu yang telah memperbaiki jalan ini”.
Terlebih buat pak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang perhatian membangun jalan di Simalungun. Salut buat pak Gubernur, ucap Jen Saragi.
Sependapat dengan Sahat Siregar, kita puji pak Gubsu pak Edy memperbaiki jalan ini. Dimana puluhan tahun baru ini kali diperbaikin.
Sebelum diperbaiki jalan ini dalam kondisi rusak parah. Sekira puluhan tahun jalan lintas Provinsi Sumut ini digenangi air bagaikan kolam kalau hujan. Jika kemarau panjang ruas jalan 1 KM dipenuhi debu, kata Sahat Siregar.
Jen Saragi menambahkan, kondisi jalan terdahulu, memang sangat tidak mendukung. Bahkan arus lalu lintas sering macet. Pengendara roda dua dan roda empat selaku pengguna jalan sering mengalami kendala akibat ban bocor dan kerusakan onderdil kenderaan.
“Acungan jempollah buat Pak Edy, karena jalan sudah mulus, arus lalu lintas pun berjalan lancar. Tentunya angkutan transportasi baik bus pengangkutan bahan pertanian dan mopen angkutan warga jadi lancar. Nah…aktivitas masyarakat dan perekonomian turut membaik, ujar ibu Nur dan Salim .MM