Edy Botot Sunggal Spesialis Tadah Mesin Motor Diduga Bermasalah, Layak Diselidiki Polisi

Kriminal

tobapos.co – Informasi berharga buat Polda Sumut dan jajarannya yang berwenang, ada sebuah usaha dengan modus membeli botot (barang bekas-red), namun ternyata diduga menampung/menadah mesin-mesin ranmor (kendaraan bermotor) secara gelap.

Dinyatakan gelap, pasalnya kendaraan bermotor khususnya sepeda motor diduga bermasalah atau pun tak tertutup kemungkinan hasil kejahatan? yang oleh penjual ‘dicincang’ (dipisah-pisahkan), dari bagian rangka dan sparepart lainnya, lalu hanya bagian mesin masuk kepada Edy.

“Diduga tinggal hanya mesin motor yang dijual lalu ditampung beliau,” kata sumber kepada tim media ini, Jumat (14/10/2022).

Sambung sumber, “Silahkan cek di bagian belakang usaha bototnya itu, ada gudang dengan tembok tinggi, akan terlihat mesin-mesin motor yang dipisah-pisahkan dengan cara dibelah, mungkin saja sparepartnya dijual kembali ke toko-toko, kalau begitu namanya kan sindikat,” lanjut sumber

Menurut sumber lagi, masih banyak informasi berharga lainnya terkait usaha botot tersebut dan akan dibongkarnya kepada media secara bertahap. Dari mulai masuk barang sampai cara mengeluarkan dari gudang, sumber mengaku mengetahui.

Untuk tempat yang dijadikan lokasi usaha botot Edy, berada di Jalan Sunggal, Kota Medan. Telah lama beroperasi, banyak para oknum aparat yang mengambil jatah dari Edy, bisa dibilang sebagai uang tutup mulut.

Sedikit informasi lebih dalam tentang Edy, dia beberapa kali ditangkap pihak kepolisian dengan kasus diduga penadah barang curian. Tetapi mungkin  karena memberikan pelicin, Edy tak pernah sampai ke meja persidangan.

Menjalankan kode etik jurnalis, tim media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Edy melalui nomor seluler yang disebut miliknya 0822-1322-XXXX, namun belum berhasil dan akan tetap dicoba kembali. Begitu juga kepada aparat kepolisian segera dimintai tanggapan terkait informasi di atas.

Tak lama kemudian, Eddy yang kembali dikonfirmasi barulah mengangkat selulernya dan menjawab, “Itu fitnah, gak benar itu ya,” singkatnya. (TP/Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *