tobapos.co – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI Wati (KOHATI) Cabang Kisaran-Asahan Periode 2021-2022 telah dilantik oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) di Aula Hotel Marina Kisaran. (Senin, 31/01)
Turut hadir Formateur/Ketua Umum BADKO HMI, MD KAHMI Kabupaten Asahan, Polres Asahan, Kodim 0208/AS, serta Kelompok Mahasiswa yaitu Cipayung Plus Sekawasan Kabupaten Asahan.
Dalam sambutannya, Syaiful Rangkuti selaku Ketua Umum menyampaikan “Urgensi penguatan konsolidasi internal maupun eksternal guna terus melakukan dan merawat perkaderan sebagai jantungnya organisasi dan tradisi-tradisi keilmuan yang menjadi ciri kader umat-kader bangsa sehingga dengan gerakan masif guna mewujudkan tujuan HMI. Disamping itu, sebagai bagian upaya social of control terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan melawan kedzaliman.”, ujarnya
Kemudian, Nora yang mewakili Ketua Umum MD KAHMI Kabupaten Asahan menyampaikan, HMI Cabang Kisaran-Asahan harus mampu mandiri dan adaptasi perubahan zaman. Karena dunia saat ini dibutuhkannya kompetensi disetiap bidang pekerjaan. Dan harus mampu berdaya saing. Disamping pelaksanaan program wajib, juga harus mampu membuat pelatihan-pelatihan, membuka ruang-ruang diskusi sebagai kader insan cita. Berharap dapat mengibarkan bendera HMI di Kabupaten Asahan”, ujarnya pada sambutan.
Formateur Badko HMI Sumut dalam sambutannya, “terus melakukan perubahan-perubahan kecil akan tetapi sangat bermanfaat seperti waktu. Ditengah paceklik perkaderan, diharapkan HMI Cabang Kisaran-Asahan sebagai cabang dengan jumlah komisariat terbanyak kedua setelah Medan untuk tetap melakukan aktivitas-aktivitas training sebagai rangkaian regenerasi. Juga berharap, kader-kader HMI menggiatkan membaca dan menulis artikel sebagai tanda bahwa HMI rumahnya kaum kaum intelektual,”. tegasnya
Sekjend PB HMI, M.Ichya Halimuddin saat arahan dan bimbingan menyampaikan, “Indonesia ditahun 2045 akan berusia 100 tahun. Didua tahun kemudian yaitu 2047 HMI akan berusia 100 tahun. Maka kader HMI harus memiliki daya juang, daya saing, dan daya beradaptasi terhadap era disrupsi saat ini. Percepatan perubahan teknologi harus segera “ditangkap” kader-kader HMI sehingga dengan memiliki kompetensi atau keahlian, dapat memudahkan untuk mengisi sektor-sektor yang urgent.”, tegasnya.(do)