Pertanyakan WTP BPK RI, Cinta Mega: Soalnya Banyak Temuan Kok di Pemprov DKI

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Fraksi PDIP DKI Jakarta  mempertanyakan penilaian wajar tanpa pengecualian atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun Anggaran 2020

Selama ini, terdapat sejumlah temuan permasalahan dalam pengelolaan anggaran. Temuan itu, berpotensi terjadinya penyelewengan dana APBD DKI.

“Penilaian WTP oleh BPK RI  itu dasarnya. Kita tahu selama ini ada temuan sejumlah permasalahan dalam pengelolaan anggaran di DKI,” kata Anggota Fraksi PDIP Cinta Mega di Jakarta, Senin (31/05/2021).

Cinta mencontohkan, kejadian temuan penggunaan anggaran bermasalah teranyar yaitu dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Jakarta timur dalam program Rumah DP 0 Rupiah. “Apalagi penilaian itu sampai empat kali berturut-turut,” ujarnya.

Diketahui BPK-RI memberikan penilaian opini wajar tanpa pengecualian atau WTP atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun Anggaran 2020. 

Hal itu disampaikan Anggota BPK RI Bahrullah Akbar di Ruang Paripurna DPRD DKI. 

“Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atau laporan keuangan tahun anggaran 2020 termasuk implementasi rencana aksi oleh Pemerintah Provinsi DKI maka BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian,” kata Akbar. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *