tobapos.co – Berbagai cara dilakukan kader partai berlambang bintang mercy di DKI Jakarta dalam mencurahkan dukungannya terhadap legalitas kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Hal itu untuk meng-counter pelaksaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang dilaksanakan di Sibolangit, Deli Serdang, Medan, Sumut akhir pekan lalu.
Untuk membuktikan kesetiaannya, anggota DPRD DKI Jakarta Nur Afni Sajim menggalang dukungan berupa tandatangan masyarakat di daerah pemilihan (dapil) 9, yang merupakan dapil) nya.
“Penggalangan dukungan masyarakat di dapil 9 ini merupakan bukti nyata kesetiaan saya pada kepemimpinan AHY sebagai ketua umum yang sah dari hasil kongres PD yang diakui oleh UU. Karena pelaksanaan KLB Sibolangit merupakan bentuk kedzoliman politik. Dan itu KLB abal-abal,” ujar Afni Sajim kepada wartawan, Minggu (07/03/2021).
Dengan begitu, kata Afni, sapaan akrab Nur Afni Sajim, sudah sepantasnya pemerintah mengambil sikap dan tindakan tegas terhadap persoalan KLB abal-abal tersebut.
Karena, kata dia lagi, jika dibiarkan dikhawatirkan bakal menjadi preseden negatif di negara ini. Khususnya dalam penegakan konsitusi.
“Apalagi ini melibatkan orang dalam lingkaran istana, yang dalam KLB terpilih menjadi ketum. Untuk itu, sebagai bentuk perlawanan nyata, masyarakat dan pemilih Demokrat di dapil 9 menorehkan tandatangan mendukung AHY sebagai Ketum Partai Demokrat, sekaligus menolak KLB abal-abal,” papar Afni yang juga mantan Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Barat ini.
Tentunya, sambung dia lagi, akan setia dalam mengawal proses pengesahan Partai Demokrat yang sah oleh Kemenkumham sebagai peserta pemilu.
“Ini komitmen saya bersama dengan masyarakat, khususnya pemilih Demokrat di dapil 9 Jakbar. Jadi yang mendukung AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat itu bukan hanya elemen atau kader partai, melainkan warga masyarakat umum pun membubuhkan tanda tangan,” imbuh Afni yang kini menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta ini.
Seperti diketahui, Afni ini dikenal cukup merakyat di Dapil 9 Jakarta Barat. Dan ini secara otomatis menaikkan nama baik dan suara Partai Demokrat, khususnya di era AHY jadi Ketum yang sah menurut aturan dan UU. (TP 2)