tobapos.co – Kejati Sumut melalui Kasipenkum, Rizaldi menjelaskan bahwa Laporan Pengaduan elemen masyarakat kepada pihaknya terkait maraknya dugaan korupsi di SMKN 1 Percut Seituan telah diproses lebih lanjut.
“Masih ditelaah ya Bang di bidang Intelijen.” tegas Rizaldi, juru bicara Kajati Sumut, Mahibuddin itu Kamis (13/8/2026), sore.
Informasi terkini diperoleh yang kemudian ditelusuri lebih dalam, dugaan korupsi di SMKN 1 Percut Seituan diduga melibatkan Kepala Sekolahnya, Daulat Siregar.
Baca juga..
Daulat juga disebut-sebut telah diperiksa oleh institusi Adhyaksa dalam kasus dugaan korupsi yang dilaporkan elemen masyarakat itu.
Sedangkan letak dugaan korupsinya diduga tak jauh dari penyaluran Dana BOS Tahun Anggaran 2025 pada tahap II yang jumlahnya diketahui hampir Rp2 Miliar.
Ironisnya, Daulat Siregar yang berulang-ulang dikonfirmasi melalui nomor selulernya, terkesan bungkam. Dicoba dikonfirmasi ke kantornya, sama saja.
Di tempat terpisah, elemen masyarakat pemerhati pendidikan Sumatera Utara meminta Gubernur Bobby Nasution ikut turun tangan dalam kasus ini, sebab dunia pendidikan di Sumut dalam kondisi di titik nadir dalam dugaan korup meng-korup dana anggaran pendidikan. (TP)