tobapos.co – Pelayanan tidak bagus dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Taput, Sumatera Utara dialami pasien Oppung Debora Boru Tobing, usia 87 tahun.
Pasalnya, pihak Rumah Sakit melalui dr Nila menyampaikan kepada keluarga pasien bahwa pasien bisa dirawat di ruang ICU ‘harus’ terlebih dulu cuci darah.
“Ibu saya tidak bisa dirawat baik di ICU maupun di ruang rawat inap kalau tidak cuci darah,” kata Jimer Hutagalung, putra oppung Debora, Selasa (14/12/2021).
Setelah ditangani di IGD sekitar 3 jam berupa infus dan rontgen, lanjut Jimer, pihaknya terpaksa pulang jam 1 malam karena tidak dibolehkan untuk dirawat di RSUD tersebut.
“Kami memang tidak mau ibu kami yang sudah umur tua di cuci darah. Pertimbangannya, ibu kami tak kuat. Sedang cari nadi untuk infus saja sudah sangat susah,” ungkap Jimer.
Dr Nila menjelaskan sesuai standar operasi prosedure (SOP) RSUD Tarutung, semua pasien yang dirawat, baik di ICU maupun di ruang perawatan, wajib melalui IGD.
“Kalau soal harus cuci darah baru bisa dirawat di ICU ataupun ruangan itu atas saran dr Toman Nababan, ahli penyakit dalam. Saya hanya menyampaikan kepada keluarga pasien,” kata dr Nila.
Kepala Humas RSUD Tarutung dr Sonya Boru Siahaan meminta maaf kepada pasien dan keluarga atas adanya kekeliruan ini. Dan meminta pasien agar dirawat lagi di RSUD Tarutung dan keluarga wajib tanda tangan tak mau cuci darah.
Sementara itu, Dirut RSUD Tarutung, dr Janri Nababan menjelaskan ada mis komunikasi dalam hal pasien Op Debora Boru Tobing ini.
“Tadinya saya mendapat laporan, keluarga pasien yang minta pulang. Jadi ada mis komunikasi. Kalau soal cuci darah, itu hak pasien untuk mau atau tidak,” jelas dr Janri.
Dia juga meminta maaf atas kekeliruan ini. Dan akan menyarankan kepada keluarga untuk membawa kembali pasien ke RSUD Tarutung. Dan SOP nya pun akan dipantau langsung.
“Kami minta maaf atas kekeliruan ini. Kami siap menjemput pasien untuk kembali dirawat, bila keluarga pasien setuju. Dan masalah seperti ini (harus cuci darah) sudah pernah terjadi. Dan kami akan terus melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuh Janri. (TP 2)