tobapos.co – Di tengah baru saja pergantian Kapolri, saat ini dijabat Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, publik tentu saja menunggu, apakah kegiatan-kegiatan melanggar hukum yang secara kasat mata subur di lingkungan masyarakat akan ada penuntasa atau sama saja atau, bahkan malah semakin akan menggurita?
Di Sumatera Utara sendiri, yang mana menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang tingkat kerawanan kriminalitasnya termasuk berada di peringkat atas, tidak jauh dipengaruhi aktivitas -aktivitas penyakit masyarakat yang terkesan adanya pembiaran menyebabkan situasinya seperti menjamur dengan merata.
Salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang terus menjadi sorotan banyak kalangan yakni Kabupaten Karo, yang sering dikenal dengan Tanah Karo. Bahkan sampai menjadi perhatian skala nasional dipicu dipicu maraknya lokasi -lokasi perjudian, ironisnya lokasi -lokasi perjudian disana paling lama sekitar dua bulan mati suri, selanjutnya perlahan tapi pasti, menggeliat kembali.
Kondisi tersebut di atas diungkapkan elemen masyarakat kepada tobapos meminta identitasnya dirahasiakan mengingat keamanan dirinya dan keluarganya, Minggu (3/10/2026).
Sambung sumber terpercaya itu lagi, dari sekian lokasi perjudian tergolong besar di wilayah hukum Polres Tanah Karo yang tetap beroperasi seolah kebal hukum atau diduga telah dibekingi, yakni yang berada di Jalan Lintas Simpang Desa Bandar Meriah, Kecamatan Munthe., Kabupaten Karo, dari judi jenis dadu hingga menggunakan mesin ada disediakan panitianya.
Info A1 yang dibeberkan sumber itu lagi, semua aparat yang berwenang atas penindakan penyakit masyarakat perjudian di lokasi tersebut diyakininya mengetahui operasional perjudian besar-besaran di Kecamatan Munthe itu, tetapi yang menjadi tanda tanya besar mengapa tutup mata?
Di tempat terpisah, elemen masyarakat dari DPP Ibu Prabu, melalui Ketumnya M. Nazwar, kepada tobapos menjawab permintaan tanggapan mengatakan, pihaknya sebagai organisasi pendukung kebijakan Presiden Prabowo Wapres Gibran yakin Kapolres Tanah Karo saat ini memiliki komitmen dalam menjalankan tupoksi, mungkin laporan dari bawahannya belum sampai kepadanya.
Dari itu, fungsi kita sebagai masyarakat maupun sebagai awak media menyalurkan informasi -informasi berharga ini kepada beliau, apalagi perjudian menyangkut tindakan melawan hukum yang sangat membuat resah masyarakat dan menggangu perekonomian masyarakat juga, tegasnya menutup tanggapan.
Terkait informasi di atas yang dirangkum tobapos, selanjutnya segera dikonfirmasi kepada Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho SIK. (TP)