Wagub Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Sibolga

Headline Peristiwa

tobapos.co- Warga Kota Sibolga korban kebakaran mendapat bantuan dari Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah berupa bahan kebutuhan pokok dan uang tali asih.

“Nilainya tak seberapa, tapi kepedilian Musa Rajeksha membantu yang terkena musibah sangat dirasakan para korban kebakaran di Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga, (12/2/2021), ujar Kadis Kominfo Sumut Irman Oemar kepada wartawan menjelaskan.

Irman Oemar menyebutkan pemberian bantuan tersebut didampingi Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, dimana Musa Rajekshah bertemu langsung dengan para korban kebakaran yang terjadi di Jalan Suprapto, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sabtu (30/1/2021) dini hari. Sedikitnya 8 unit kios dan rumah warga hangus terbakar.

Kegiatan sosial Wagub ini, sambung Kadiskominfo dihadiri Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Riadil Akhir Lubis, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ismael Parenus Sinaga, dan sejumlah OPD Pemerintah Kota Sibolga.

Baca Juga :   Nikson Nababan Resmi Mendaftar ke PPP Menjadi Cagubsu 2024-2029

Dalam kesempatan itu Musa Rajeksha menyampaikan wejangan turut merasakan yang diderita para korban. Ianya menyapa warga juga berharap peristiwa naas itu tidak berlarut dalam kesedihan.

“Sudahilah kesedihan ini, kedepan mari kita lebih teliti terkait kelistrikan dalam pembangunan rumah. Jika sembarangan dikhawatirkan dapat terjadi korsleting listrik yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

“Kita juga mengimbau kepada bapak/ibu seluruhnya, tolong benar-benar diperhatikan apa-apa yang menjadi penyeban terjadinya kebakaran. Selama ini memang selalu kejadian kebakaran terjadi karena korsleting listrik dan juga masyarakat kita belum semuanya bertembok batu,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengungkapkan seluruh data dan adminstasi para korban kebakaran digratiskan untuk kepengurusannya di setiap kelurahan di Kota Sibolga. Semua dokumen kependudukan seperti KK, KTP, Ijazah, buku nikah, akta kelahiran akan diganti oleh pemerintah. “ Dan itu semuanya gratis, tidak bayar. Nanti langsung diurus ya ke kelurahan,” ujar Syarfi. (MM)

Baca Juga :   Lenis Kogoya Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *