Terkait Mafia Tanah, Kelompok Tani Kecamatan Mandoge Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan

Headline Peristiwa

tobapos.co – Masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Kecamatan Mandoge Kabupaten Asahan lakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Asahan. Senin (7/3/2022).

Sebelumnya massa  melaksanakan aksi unjuk rasa di DPRD Asahan, disambut langsung oleh Jansen Hisar Hutasoit SH. 

Beliau mengatakan, “Kami dari Komisi A akan nenyerap aspirasi dari masyarakat Kecamatan BP. Mandoge selanjutnya proses RDP akan dilaksanakan pada Selasa 8 Maret 2022.

Selanjutnya massa bergerak  ke kantor Bupati Asahan, aksi unjuk rasa tersebut disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Jhon Hardi NST. Beliau menegaskan jika terbukti ada pemerintahan kecamatan melanggar hukum maka kami dari pemerintah kabupaten akan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku. Dan kami PemKab Asahan  siap jika dibutuhkan untuk melakukan sidak terkait oahan kawasan hutan tersebut.

Baca Juga :   Tempat Hiburan Bakal Buka, Taufik: Yang Penting Diujicoba Dulu dan Diawasi Ketat

Sebelumnya aksi unjuk rasa tersebut memprotes Kepala Desa Sei Kopas dan Pemerintahan Kecamatan BP Mandoge yang menerbitkan SKT pada lahan kawasan hutan.

Ali Ibrahim , selaku Koordinator Aksi menyampaikan, ” Kami meminta Bapak Bupati agar segera mencopot jabatan Camat yang pada saat itu menjabat, karena telah mengangkangi Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 7. Tahun 2021.

“Kok berani Camat BP Mandoge melakukan register SKT, sementara lahan tersebut merupakan kawasan hutan. Padahal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan belum mengeluarkan izin terkait pengelolaan hutan tersebut. Kami menduga bahwa oknum Pemerintah Kecamatan dan Desa telah berkoorporasi dan bersekongkol dengan mafia tanah. Maka kami meminta copot.” tutupnya.(do)

Baca Juga :   Normalisasi Sungai, Dewan Minta Dinas SDA Segera Eksekusi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *