<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#uang Archives - Tobapos</title>
	<atom:link href="https://tobapos.co/tag/uang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tobapos.co</link>
	<description>Setia Kepada Rakyat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Jul 2025 12:34:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.7.16</generator>

<image>
	<url>https://tobapos.co/wp-content/uploads/2020/10/cropped-favicon-tobapos-1-32x32.png</url>
	<title>#uang Archives - Tobapos</title>
	<link>https://tobapos.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tumpukan Uang di Rumah Mewah Topan Ginting Diduga Terkait  Korupsi Sejumlah Proyek di Sumut</title>
		<link>https://tobapos.co/tumpukan-uang-di-rumah-mewah-topan-ginting-diduga-terkait-korupsi-sejumlah-proyek-di-sumut/</link>
					<comments>https://tobapos.co/tumpukan-uang-di-rumah-mewah-topan-ginting-diduga-terkait-korupsi-sejumlah-proyek-di-sumut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 12:34:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#diduga]]></category>
		<category><![CDATA[#dirumah]]></category>
		<category><![CDATA[#korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#proyek]]></category>
		<category><![CDATA[#sumut]]></category>
		<category><![CDATA[#topanginting]]></category>
		<category><![CDATA[#uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=51375</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri asal-usul uang tunai Rp 2,8 miliar yang ditemukan dan disita dari rumah mewah milik eks Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting di Kompleks Royal Sumatera, Cluster Topas No. 212 C, Kota Medan, Rabu (2 Juli 2025). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, diduga uang tunai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/tumpukan-uang-di-rumah-mewah-topan-ginting-diduga-terkait-korupsi-sejumlah-proyek-di-sumut/">Tumpukan Uang di Rumah Mewah Topan Ginting Diduga Terkait  Korupsi Sejumlah Proyek di Sumut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri asal-usul uang tunai Rp 2,8 miliar yang ditemukan dan disita dari rumah mewah milik eks Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting di Kompleks Royal Sumatera, Cluster Topas No. 212 C, Kota Medan, Rabu (2 Juli 2025).</p>



<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, diduga uang tunai Rp 2,8 miliar masih ada kaitannya dengan kasus dugaan korupsi proyek-proyek jalan di Sumut yang menjerat Topan Ginting.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Tentunya KPK masih terus melakukan pendalaman asal-usul uang tersebut,&#8221; ucap Budi Prasetyo, Kamis 3 Juli 2025.</p>



<p>Budi Prasetyo mengungkapkan,&nbsp; tumpukan uang tunai ditemukan petugas KPK berjumlah Rp 2,8 miliar, dengan pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu,&#8221; kata Budi Prasetyo.&nbsp;</p>



<p>Diberitakan sebelumnya, KPK menyelesaikan penggeledahan rumah mewah milik eks Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting.</p>



<p>Sebelumnya, sejumlah petugas KPK melakukan penggeledahan rumah mewah bercat putih itu, sejak pukul 10.00 WIB. Tercatat sekitar 6 jam lebih petugas lembaga antirasuah melakukan penggeledahan di rumah tersebut.&nbsp;</p>



<p>Dari pantauan di rumah mewah milik Topan Ginting tersebut, petugas KPK membawa sebanyak 3 koper, 2 kardus dan satu tas dimasukan ke dalam mobil berwarna hitam, dengan pengawalan ketat petugas kepolisian bersenjata lengkap.&nbsp;</p>



<p>KPK sebelumnya pula melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda yakni kantor Dinas PUPR Sumut, di Jalan Sakti Lubis, dan Rumah Dinas di Jalan Busi, Kota Medan, Selasa 1 Juli 2025.</p>



<p>Dalam kasus korupsi ini, KPK sudah menetapkan 5 tersangka, yakni Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting (TOP), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Prov. Sumut merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Rasuli Efendi Siregar (RES).</p>



<p>Sedangkan dua orang dari pihak swasta atau rekanan, yakni Direktur Utama PT DNG, M. Akhirun Efendi Siregar (KIR) dan Direktur PT RN, M. Rayhan Dulasmi Pilang (RAY).&nbsp;</p>



<p>Adapun pembangunan proyek Pembangunan jalan yang akan dikerjakan di Dinas PUPR Sumut, yakni Jalan Sipiongot batas Labusel, dengan nilai proyek Rp96 miliar dan proyek Pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot, dengan nilai proyek Rp61,8 miliar.&nbsp;</p>



<p>&#8220;KPK masih akan menelusuri dan mendalami proyek-proyek (di Dinas PUPR Sumut) lainnya,&#8221; ucap Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 28 Juni 2025.</p>



<p>Berdasarkan data dihimpun dari KPK, kasus OTT pertama di Dinas PUPR Sumut sesuai dengan kronologi dan konstruksi perkara, yakni proyek Pembangunan Jalan Sipiongot batas Labusel, dengan nilai proyek Rp 96 miliar dan proyek Pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot, dengan nilai proyek Rp61,8 miliar.&nbsp;</p>



<p>Lalu Topan, memerintahkan RES untuk menunjuk KIR sebagai rekanan atau penyedia, tanpa melalui mekanisme dan ketentuan dalam proses pengadaan barang dan jasa, pada Proyek pembangunan jalan Sipiongot Batas Labusel dan Proyek pembangunan jalan Hutaimbaru-Sipiongot, dengan total nilai kedua proyek tersebut sebesar Rp157,8 miliar.</p>



<p>KIR kemudian dihubungi oleh RES yang memberitahukan bahwa pada bulan Juni 2025 akan tayang proyek pembangunan jalan dan meminta KIR menindaklanjutinya dan memasukkan penawaran.</p>



<p>Pada tanggal 23 sampai dengan 26 April 2025, KIR kemudian memerintahkan stafnya untuk berkoordinasi dengan RES dan staf UPTD untuk mempersiapkan hal-hal teknis sehubungan dengan proses e-catalog.</p>



<p>Selanjutnya, KIR bersama-sama RES dan staf UPTD mengatur proses e-catalog sehingga PT DGN dapat menang proyek pembangunan jalan Sipiongot Batas Labusel. Untuk proyek lainnya disarankan agar penayangan paket lainnya diberi jeda seminggu agar tidak terlalu mencolok.</p>



<p>Bahwa atas pengaturan proses e-catalog di Dinas PUPR Pemprov Sumut tersebut terdapat pemberian uang dari KIR dan RAY untuk RES, yang dilakukan melalui transfer rekening.</p>



<p>Selain itu, juga diduga terdapat penerimaan lainnya oleh Topan dari KIR dan RAY melalui perantara. Sehingga dari dua konstruksi perkara tersebut.(MM)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/tumpukan-uang-di-rumah-mewah-topan-ginting-diduga-terkait-korupsi-sejumlah-proyek-di-sumut/">Tumpukan Uang di Rumah Mewah Topan Ginting Diduga Terkait  Korupsi Sejumlah Proyek di Sumut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/tumpukan-uang-di-rumah-mewah-topan-ginting-diduga-terkait-korupsi-sejumlah-proyek-di-sumut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Koper Diduga Berisi Uang Miliaran Rupiah Diamankan KPK Dari Rumah Pribadi Topan Ginting</title>
		<link>https://tobapos.co/tiga-koper-diduga-berisi-uang-miliaran-rupiah-diamankan-kpk-dari-rumah-pribadi-topan-ginting/</link>
					<comments>https://tobapos.co/tiga-koper-diduga-berisi-uang-miliaran-rupiah-diamankan-kpk-dari-rumah-pribadi-topan-ginting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2025 13:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#dari]]></category>
		<category><![CDATA[#diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[#kpk]]></category>
		<category><![CDATA[#miliaran]]></category>
		<category><![CDATA[#pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[#rumah]]></category>
		<category><![CDATA[#topanginting]]></category>
		<category><![CDATA[#uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=51368</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan tiga koper diduga uang, dua kardus dan satu tas dari penggeledahan di rumah pribadi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PURP) Sumut Topan Ginting.&#160; Pantauan wartawan, Rabu (2/7/2025), proses pemboyongan barang dari dalam rumah Topan Ginting yang berlokasi di Kompleks Royal Sumatera dikawal ketat oleh pihak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/tiga-koper-diduga-berisi-uang-miliaran-rupiah-diamankan-kpk-dari-rumah-pribadi-topan-ginting/">Tiga Koper Diduga Berisi Uang Miliaran Rupiah Diamankan KPK Dari Rumah Pribadi Topan Ginting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan tiga koper diduga uang, dua kardus dan satu tas dari penggeledahan di rumah pribadi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PURP) Sumut Topan Ginting.&nbsp;</p>



<p>Pantauan wartawan, Rabu (2/7/2025), proses pemboyongan barang dari dalam rumah Topan Ginting yang berlokasi di Kompleks Royal Sumatera dikawal ketat oleh pihak pengamanan. Tim penyidik KPK keluar dari rumah tersebut pada 16.30 WIB.&nbsp;</p>



<p>Penyidik KPK sekitar lima jam berada di dalam rumah mantan Kadis PUPR Sumut itu. Dimana petugas sudah mulai mendatangi rumah tersebut sejak pukul 09.30 WIB. Kemudian KPK masuk ke dalam rumah sekira 12.00 WIB.</p>



<p>KPK sebelummya sudah melakukan penggeladahan di kantor Dinas PUPR Sumut Jalan Sakti Lubis dan rumah dinas Topan Ginting di Jalan Busi, Medan. Selasa (1/7).</p>



<p>Dalam penggeledahan itu, KPK mengamankan sejumlah berkas penting yang diduga berkaitan dengan kasus suap proyek jalan yang menjerat Topan Ginting.&nbsp;</p>



<p>Adapun KPK menetapkan Topan Ginting sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi atau suap dari PT. Dalihan Natolu Group (DNG) dalam rencana pembangunan jalan.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, KPK juga menetapkan Direktur PT Dalihan Natolu Grup (DNG) berinisial KIR, RES UPT Gunung Tua merangkap sebagai PPK dan Staf UPTD Gunung Tua</p>



<p>dalam pengadaan proyek jalan di daerah Sipiongot sebesar Rp1,78 Miliar dan akan tayang pada Juni 2025.</p>



<p>Adapun pembangunan proyek Pembangunan Jalan Sipiongot batas Labusel, dengan nilai proyek Rp96 miliar dan royek Pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot, dengan nilai proyek Rp61,8 miliar.</p>



<p>KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap Tersangka TOP, RES, HEL, KIR, RAY untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 28 Juni sampau 17 Juli 2025. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih.</p>



<p>Kepala Lingkungan V Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Edward Tarigan membenarkan rumah mewah yang digeledah pihak KPK merupakan milik Topan Obaja Putra Ginting yang kini menjadi tersangka oleh KPK.(MM)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/tiga-koper-diduga-berisi-uang-miliaran-rupiah-diamankan-kpk-dari-rumah-pribadi-topan-ginting/">Tiga Koper Diduga Berisi Uang Miliaran Rupiah Diamankan KPK Dari Rumah Pribadi Topan Ginting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/tiga-koper-diduga-berisi-uang-miliaran-rupiah-diamankan-kpk-dari-rumah-pribadi-topan-ginting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
