<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#penganiayaan Archives - Tobapos</title>
	<atom:link href="https://tobapos.co/tag/penganiayaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tobapos.co</link>
	<description>Setia Kepada Rakyat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jan 2026 04:03:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.7.16</generator>

<image>
	<url>https://tobapos.co/wp-content/uploads/2020/10/cropped-favicon-tobapos-1-32x32.png</url>
	<title>#penganiayaan Archives - Tobapos</title>
	<link>https://tobapos.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Pemukulan di Cemara Asri Berakhir Damai, Barliansyah Alias Apin Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka</title>
		<link>https://tobapos.co/kasus-pemukulan-di-cemara-asri-berakhir-damai-barliansyah-alias-apin-sampaikan-permintaan-maaf-terbuka/</link>
					<comments>https://tobapos.co/kasus-pemukulan-di-cemara-asri-berakhir-damai-barliansyah-alias-apin-sampaikan-permintaan-maaf-terbuka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 03:59:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#advokad]]></category>
		<category><![CDATA[#cemaraasei]]></category>
		<category><![CDATA[#cemaraasri]]></category>
		<category><![CDATA[#darmawanyusuf]]></category>
		<category><![CDATA[#pengacarakondang]]></category>
		<category><![CDATA[#penganiayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=54403</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co — Kasus dugaan pemukulan yang terjadi di De’Coffee Bar, Komplek Cemara Asri, Medan, akhirnya berakhir damai. Pelaku, Barliansyah alias Apin, warga Jalan Kapten Muslim, Medan, secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban, Johan, warga Cemara Asri, setelah kedua belah pihak menandatangani kesepakatan perdamaian pada 29 Januari 2026. Perdamaian tersebut merupakan tindak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/kasus-pemukulan-di-cemara-asri-berakhir-damai-barliansyah-alias-apin-sampaikan-permintaan-maaf-terbuka/">Kasus Pemukulan di Cemara Asri Berakhir Damai, Barliansyah Alias Apin Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co — Kasus dugaan pemukulan yang terjadi di De’Coffee Bar, Komplek Cemara Asri, Medan, akhirnya berakhir damai. Pelaku, Barliansyah alias Apin, warga Jalan Kapten Muslim, Medan, secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban, Johan, warga Cemara Asri, setelah kedua belah pihak menandatangani kesepakatan perdamaian pada 29 Januari 2026.</p>



<p>Perdamaian tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor LP/B/49/I/2026/SPKT/Polsek Medan Tembung/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, dan dilaksanakan secara resmi di kantor Law Firm DYA – Darmawan Yusuf &amp; Associates, Jalan Tempuling No. 70 A, Medan.</p>



<p>Dalam kesepakatan, Barliansyah alias Apin secara sadar mengakui telah melakukan pemukulan terhadap Johan dalam kondisi mabuk akibat mengkonsumsi minuman beralkohol. Pengakuan tersebut disertai penyesalan serta pernyataan kesediaan bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.</p>



<p>Sebagai bentuk pertanggungjawaban nyata, pelaku diwajibkan menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui media cetak, sedikitnya tiga media online, serta seluruh akun media sosial pribadinya. Permintaan maaf tersebut harus memuat identitas para pihak, menampilkan foto wajah pelaku secara jelas, bersifat permanen, dan tidak boleh dihapus.</p>



<p>Dalam proses perdamaian ini, korban didampingi oleh pengacaranya Dr. Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd., MH pengacara kondang, dosen hukum, dan kurator, yang dikenal luas sebagai praktisi hukum strategis dengan rekam jejak penanganan perkara pidana, perdata, kepailitan, dan perpajakan.</p>



<p>Darmawan yusuf yang terbiasa menangani kasus- kasus besar diindonesia,&nbsp;</p>



<p>Ia dikenal konsisten mengintegrasikan pendekatan teoretis dan praktik profesional, serta aktif memberikan edukasi hukum kepada masyarakat melalui media sosial Instagram, TikTok, dan YouTube @darmawanyusuf.dya.</p>



<p>Menurut Darmawan Yusuf, perdamaian tidak boleh dimaknai sebagai penghapusan kesalahan hukum.</p>



<p>“Perdamaian harus dibangun di atas pengakuan kesalahan, keterbukaan, dan tanggung jawab nyata. Hak korban tetap menjadi prioritas,” tegasnya.</p>



<p>Kesepakatan tersebut juga menegaskan bahwa apabila pelaku melanggar satu saja ketentuan perdamaian, maka perjanjian batal demi hukum dan proses pidana dapat dilanjutkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>



<p>Kasus ini menjadi contoh bahwa penyelesaian perkara pidana dapat ditempuh secara damai, transparan, dan bermartabat, tanpa mengurangi wibawa hukum serta tetap menjamin keadilan bagi korban.(Tom)</p>



<p><strong><em>(Foto dari kiri: Dr. Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd., MH, Johan dan Barliansyah alias Apin)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/kasus-pemukulan-di-cemara-asri-berakhir-damai-barliansyah-alias-apin-sampaikan-permintaan-maaf-terbuka/">Kasus Pemukulan di Cemara Asri Berakhir Damai, Barliansyah Alias Apin Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/kasus-pemukulan-di-cemara-asri-berakhir-damai-barliansyah-alias-apin-sampaikan-permintaan-maaf-terbuka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penganiayaan Terhadap Tahanan di Dalam Lapas</title>
		<link>https://tobapos.co/petugas-lapas-lahuhanruku-diduga-fasilitasi-pengunjung-aniaya-tahanan/</link>
					<comments>https://tobapos.co/petugas-lapas-lahuhanruku-diduga-fasilitasi-pengunjung-aniaya-tahanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 00:57:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#lapaslabuhanruku]]></category>
		<category><![CDATA[#penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[#tahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=52932</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oknum Sipir Lapas Labuhanruku Diduga Fasilitasi Pengunjung Menganiaya Tahanan tobapos.co &#8211; Penganiayaan terhadap tahanan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Labuhanruku, Batubara, memulai babak baru. Keluarga tahanan Muhammad Rezeki melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Labuhanruku, Polres Batubara. Fahri, abang kandung korban mengaku laporan tersebut telah resmi diterima Polsek Labuhanruku dengan nomor STPL/B/216/X/2025/SPKT/Sek. L [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/petugas-lapas-lahuhanruku-diduga-fasilitasi-pengunjung-aniaya-tahanan/">Penganiayaan Terhadap Tahanan di Dalam Lapas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Oknum Sipir Lapas Labuhanruku Diduga Fasilitasi Pengunjung Menganiaya Tahanan</em></strong></p>



<p>tobapos.co &#8211; Penganiayaan terhadap tahanan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Labuhanruku, Batubara, memulai babak baru.</p>



<p>Keluarga tahanan Muhammad Rezeki melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Labuhanruku, Polres Batubara.</p>



<p>Fahri, abang kandung korban mengaku laporan tersebut telah resmi diterima Polsek Labuhanruku dengan nomor STPL/B/216/X/2025/SPKT/Sek. L Ruku/Res. B. Bara/POLDA SUMUT.</p>



<p>Fahri juga mengaku sangat menyayangkan penganiayaan tersebut dapat terjadi di dalam wilayah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang harusnya membina warga yang memiliki masalah hukum.</p>



<p>&#8220;Kami pihak keluarga telah membuat laporan ke Polsek Labuhanruku. Kami melaporkan perbuatan pemukulan yang dilakukan oleh pengunjung di lembaga pemasyarakatan Labuhanruku,&#8221; kata Fahri, Kamis (9/10/2025).</p>



<p>Dijelaskannya, kronologi pemukulan tersebut terjadi pada Selasa (7/10/2025) siang. Dimana, pelaku RD alias KW berkunjung ke Lapas.</p>



<p>&#8220;Jadi pelaku datang kesitu bisa masuk secara bypass langsung tanpa prosedur datang menjumpai adik kami Rezeki. Jadi setelah dipanggil ke ruangan Karupam, disitulah terjadi penyerangan,&#8221; ujar Fahri.</p>



<p>Katanya, adiknya tersebut mengalami luka di bagian wajah, mata, hidung, hingga bibir. Bahkan, menurutnya ada terjadi pengancaman yang dilakukan pelaku untuk menghabisi istri korban.</p>



<p>&#8220;Istri dan anak korban juga diancam akan dibunuh, akan dihabisi. Sementara, kita tahu adik kami sedang berada di dalam Lapas, istri dan anaknya di luar. Kami khawatir ini menjadi membahayakan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sehingga keluarga berharap pelaku dapat segera diamankan agar tidak membahayakan korban dan keluarganya.</p>



<p>&#8220;Kami juga berharap ada evaluasi di Lapas Labuhanruku, kenapa bisa ada pemukulan tersebut. Karena setahu saya, kalau Lapas ini prosedurnya ketat dalam kunjungan,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Sebelumnya, kepada tobapos.co, Muhammad Rezeki saat diwawancarai, mengaku dirinya dianiaya oleh pengunjung berinisial RD alias KW.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya awalnya saya dipanggil ada yang mau datang menjumpai saya. Kami jumpa di ruang Kepala Regu Pengamanan. Putra selaku kepala regu, membawa RD menjumpai saya di ruangannya,&#8221; ujar Rizeki saat dijumpai di Lapas Klas IIA Labuhanruku, Rabu (8/10/2025).</p>



<p>Lanjutnya, RD alias KW yang datang meminta agar Rezeki bertanggungjawab atas kasus penipuan yang diduga dialaminya.</p>



<p>&#8220;Saya memang pernah memfasilitasi dia membeli sepeda motor. Saya langsung jumpakan dia dengan penjual. Gak tahunya, si penjual itu menipu kami,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Tak puas dengan penjelasan Rezeki, KW langsung menjotos wajah korban hingga mengalami luka pada bagian mata, hidung, dan bibir bagian bawah.</p>



<p>&#8220;Tak hanya dipukuli, dia juga mengancam anak dan istri saya. Dibilangnya akan membuat istri dan anak saya sengsara. Bahkan, dia mengancam akan menbunuh istri saya kalau uang itu tidak dibayar,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pengunjung berinisial KW tersebut diduga masuk tanpa menggunakan prosedur kunjungan yang terkesan dispesialkan oleh pihak Lapas.</p>



<p>Putra Damanik tidak menampik hal tersebut, dan membenarkan KW masuk tanpa adanya prosedur pendaftaran kunjungan.</p>



<p>&#8220;Karena kenal, dan pernah warga binaan kami, anggota memanggil saya ada tamu. Ya sudah, saya pikir biasa saja, saya izinkan masuk. Karena di ruang kunjungan ramai, saya suruh mereka bertemu di ruangan Karupam,&#8221; kata Putra Damanik.</p>



<p>Kata Putra, dirinya tidak tahu kejadian tersebut akan terjadi hingga pemukulan terhadap tahanan Polres Asahan itu.</p>



<p>&#8220;Saya juga tidak menduga, karena saya pikir mereka ini berteman. Pemukulan tersebut kami tidak tau, karena tahanan ini tidak bercerita ke kami,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Sementara, dari amatan terlihat luka di wajah korban Rezeki masih memerah dan kini masih meninggalkan bekas luka.(Ridho)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/petugas-lapas-lahuhanruku-diduga-fasilitasi-pengunjung-aniaya-tahanan/">Penganiayaan Terhadap Tahanan di Dalam Lapas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/petugas-lapas-lahuhanruku-diduga-fasilitasi-pengunjung-aniaya-tahanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atlet Tarung Derajat Kritis Dikeroyok Geng Motor</title>
		<link>https://tobapos.co/atlet-tarung-derajat-kritis-dikeroyok-geng-motor/</link>
					<comments>https://tobapos.co/atlet-tarung-derajat-kritis-dikeroyok-geng-motor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 14:31:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#atlet]]></category>
		<category><![CDATA[#gengmotor]]></category>
		<category><![CDATA[#penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[#tarungderajat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=50291</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; MASP (17), seorang atlet tarung derajat Kabupaten Asahan dikeroyok puluhan geng motor di Jalan Cokroaminoto, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, pada Selasa (1/4/2025) malam. Siswa kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) itu disebut mengalami patah tulang hidung, kepala bocor, hingga usus pendarahan. Eli Sitorus Pane, Bibi korban mengaku, Aldi sempat diculik oleh gerombolan geng [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/atlet-tarung-derajat-kritis-dikeroyok-geng-motor/">Atlet Tarung Derajat Kritis Dikeroyok Geng Motor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; MASP (17), seorang atlet tarung derajat Kabupaten Asahan dikeroyok puluhan geng motor di Jalan Cokroaminoto, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, pada Selasa (1/4/2025) malam.</p>



<p>Siswa kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) itu disebut mengalami patah tulang hidung, kepala bocor, hingga usus pendarahan.</p>



<p>Eli Sitorus Pane, Bibi korban mengaku, Aldi sempat diculik oleh gerombolan geng motor tersebut kemudian dianiaya.</p>



<p>&#8220;Awalnya di dekat taman mazizat. Selanjutnya, dia sempat lari meminta tolong kepada warga yang ada di seputaran angkringan tersebut, tapi mereka menolak membantu,&#8221; ujar Eli, Kamis (3/4/2025).</p>



<p>Lanjutnya, korban diculik dan dibawa oleh gerombolan geng motor tersebut ke arah Kelurahan Sidomukti, dan dibawa ke Jalan Pabrik Benang lalu dikeroyok.</p>



<p>&#8220;Dia ini mengalami luka yang serius. Kepalanya bocor, hidungnya patah, muntah darah, hingga feses (kotoran) nya berdarah,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kini kondisi korban masih dalam perawatan intensif di RSUD Abdul Manan Simatupang Kisaran, dan berencana akan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Medan.</p>



<p>&#8220;Mau dirujuk rencananya hari ini ke Medan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia berharap, para pelaku dapat segera diamankan dan diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya kepada korban.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="1024" height="695" src="https://tobapos.co/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250403-WA0031_copy_1179x800-1024x695.jpg" alt="" class="wp-image-50293" srcset="https://tobapos.co/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250403-WA0031_copy_1179x800-1024x695.jpg 1024w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250403-WA0031_copy_1179x800-300x204.jpg 300w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250403-WA0031_copy_1179x800-768x521.jpg 768w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250403-WA0031_copy_1179x800-305x207.jpg 305w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250403-WA0031_copy_1179x800.jpg 1179w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Foto: Nilawati SE//</figcaption></figure>



<p>Di tempat yang sama, Ketua Tarung Derajat Asahan Nilawati SE membenarkan bahwa korban Aldi merupakan atlet tarung Derajat yang berprestasi.</p>



<p>&#8220;Kami mengecam aksi geng motor tersebut dan meminta pihak kepolisian segera menangkap semua pelaku yang terlibat &#8220;tutupnya.(do)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/atlet-tarung-derajat-kritis-dikeroyok-geng-motor/">Atlet Tarung Derajat Kritis Dikeroyok Geng Motor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/atlet-tarung-derajat-kritis-dikeroyok-geng-motor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Tersangka Nyaris Diamuk Massa Saat Pra Rekonstruksi Dugaan Penganiayaan Siswa di Asahan</title>
		<link>https://tobapos.co/tiga-tersangka-nyaris-diamuk-massa-saat-pra-rekonstruksi-dugaan-penganiayaan-siswa-di-asahan/</link>
					<comments>https://tobapos.co/tiga-tersangka-nyaris-diamuk-massa-saat-pra-rekonstruksi-dugaan-penganiayaan-siswa-di-asahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 07:47:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#anak]]></category>
		<category><![CDATA[#penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[#polresasahan]]></category>
		<category><![CDATA[#prarekonstruksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=50097</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Pra rekontruksi yang dilakukan Polres Asahan bersama Polda Sumut di Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Senin (17/3/2025), ramai dikerubungi warga. Tidak sedikit masyarakat menyoraki para tersangka saat memperagakan beberapa adegan kronologi penangkapan dan penganiayaan korban Pandu Brata Siregar. Tak hanya sekali, masyarakat berulang kali menyoraki tiga tersangka dan terkhusus tersangka [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/tiga-tersangka-nyaris-diamuk-massa-saat-pra-rekonstruksi-dugaan-penganiayaan-siswa-di-asahan/">Tiga Tersangka Nyaris Diamuk Massa Saat Pra Rekonstruksi Dugaan Penganiayaan Siswa di Asahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; Pra rekontruksi yang dilakukan Polres Asahan bersama Polda Sumut di Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Senin (17/3/2025), ramai dikerubungi warga.</p>



<p>Tidak sedikit masyarakat menyoraki para tersangka saat memperagakan beberapa adegan kronologi penangkapan dan penganiayaan korban Pandu Brata Siregar.</p>



<p>Tak hanya sekali, masyarakat berulang kali menyoraki tiga tersangka dan terkhusus tersangka IPDA Ahmad Efendi saat melakukan penganiayaan, masyarakat menyoraki sembari melontarkan kata-kata kasar.</p>



<p>Parahnya, saat tim selesai melakukan pra rekonstruksi, masyarakat mengejar para pelaku, sehingga sempat ada cekcok antara masyarakat dan beberapa anggota polisi pengamanan.</p>



<p>Satu orang warga nyaris dibawa karena diduga sebagai provokator dan pemukulan terhadap para tersangka. Namun, satu orang warga tersebut akhirnya dilepas.</p>



<p>Salah seorang warga, Panjaitan, mengaku kesal dengan ketiga tersangka karena nekat menganiaya anak sekolah yang sudah tidak berdaya.</p>



<p>&#8220;Saya melihat tadi kesal sekali. Anak ini tidak melakukan perlawanan, dan dengan enaknya mereka membanting, memijak, menendang dan memukul korban,&#8221; ujar Panjaitan.</p>



<p>Ia mengaku, IPDA Ahmad Efendi merupakan oknum polisi yang tidak bijaksana menanggapi hal, sehingga menjadi boomerang bagi dirinya.</p>



<p>&#8220;Dua warga sipil ini seperti yang menyetir si polisi (IPDA Ahmad Efendi). Dia perwira tapi dia yang disetel (atur) oleh dua sipil ini, dia terikut mainan mereka. Harusnya dia bijaksana sebagai perwira. Namun, itu tidak dipikirkannya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ia berharap, kasus ini dapat berjalan dengan adil tanpa ada direkayasa. Sebab, polisi harusnya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kami percaya masih banyak polisi yang baik, ini hanya oknum. Segelintir oknum yang seperti ini. Masih banyak polisi yang baik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebelumnya, Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono masih bungkam terkait pra rekonstruksi yang dilakukan Senin (17/3/2025).</p>



<p>Dirkrimum Polda Sumut itu masih belum bersedia memberikan klarifikasi terhadap perkara ini dan mengaku menunggu akan dilakukan relis.</p>



<p>&#8220;Besok ya. Besok ya. Besok ya,&#8221; jawab Dirkrimum Polda Sumut menjawab beberapa pertanyaan wartawan.</p>



<p>Sebelumnya, Pandu Brata Siregar (18) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh oknum polisi. Dikabarkan, korban mengalami kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi setelah menonton balap liar pada Minggu (9/3/2025) malam.</p>



<p>Dijelaskan salah seorang kerabat yang tak ingin disebutkan namanya ini, korban sempat mengaku ditendang sebanyak dua kali oleh oknum.</p>



<p>&#8220;Jadi awalnya dia ini nonton balap liar sama teman-temannya, di dekat PT Sintong. Kemudian, ada polisi dua sepeda motor ngejar bubarkan balap itu. Karena kewalahan, mereka satu sepeda motor tarik lima,&#8221; ungkap keluarga korban, Selasa (11/3/2025).</p>



<p>Selanjutnya, terjadi aksi pengejaran oleh polisi terhadap sepeda motor yang ditumpangi oleh korban.</p>



<p>&#8220;Setelah dikejar, satu orang lompat kemudian lari. Lepas dari kejaran polisi. Saat korban yang lompat, terjatuh dan pengakuan korban saat itu langsung ditendang sebanyak dua kali,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Setelah diamankan, korban sempat dibawa ke Polsek Simpang Empat dan dijemput dan dibawa berobat.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, diagnosa dari dokter itu ada yang bocor bagian dalamnya. Kalau tidak salah lambungnya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Katanya, terdapat beberapa luka lain di bagian kepala dan wajah korban. Kini, keluarga korban masih berdiskusi terkait rencana melaporkan kejadian ini ke Propam Polres Asahan.</p>



<p>&#8220;Korban ini anak yatim piatu. Saat ini sudah dalam proses pemakaman, laporan ini kami masih pertimbangkan apakah akan membuat laporan karena masalah biaya juga,&#8221; katanya.(Do)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/tiga-tersangka-nyaris-diamuk-massa-saat-pra-rekonstruksi-dugaan-penganiayaan-siswa-di-asahan/">Tiga Tersangka Nyaris Diamuk Massa Saat Pra Rekonstruksi Dugaan Penganiayaan Siswa di Asahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/tiga-tersangka-nyaris-diamuk-massa-saat-pra-rekonstruksi-dugaan-penganiayaan-siswa-di-asahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemilik Media Dianiaya OTK di Kantornya, Dirkrimum Polda Sumut Atensikan Segera Ditangkap</title>
		<link>https://tobapos.co/pemilik-media-dianiaya-otk-di-kantornya-dirkrimum-polda-sumut-atensikan-segera-ditangkap/</link>
					<comments>https://tobapos.co/pemilik-media-dianiaya-otk-di-kantornya-dirkrimum-polda-sumut-atensikan-segera-ditangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 06:14:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#media]]></category>
		<category><![CDATA[#penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[#polrestabesmedan]]></category>
		<category><![CDATA[#polseksunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=47395</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Seorang Pria tidak dikenal mengaku nama panggilannya &#8220;Pardede&#8221; tiba-tiba datang dan  melakukan penganiayaan terhadap Dedy S Girsang, pemilik media online solusitvnews di kantornya di Dusun IV Barat Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara,  Sabtu 21 September 2024 sekira pukul 00:30 WIB. Akibat kejadian itu, Dedy Girsang sudah membuat laporan pengaduan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/pemilik-media-dianiaya-otk-di-kantornya-dirkrimum-polda-sumut-atensikan-segera-ditangkap/">Pemilik Media Dianiaya OTK di Kantornya, Dirkrimum Polda Sumut Atensikan Segera Ditangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; Seorang Pria tidak dikenal mengaku nama panggilannya &#8220;Pardede&#8221; tiba-tiba datang dan  melakukan <a href="https://www.solusiharian.com/tag/penganiayaan">penganiayaan</a> terhadap Dedy S Girsang, pemilik media online solusitvnews di kantornya di Dusun IV Barat Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara,  Sabtu 21 September 2024 sekira pukul 00:30 WIB.<br></p>



<p>Akibat kejadian itu, Dedy Girsang sudah membuat laporan pengaduan di  <a href="https://www.solusiharian.com/tag/polsek-sunggal">Polsek Sunggal</a>, Polrestabes Medan,  Nomor : LP/B/1644/IX/2024/SPKT/POLSEK SUNGGAL/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATRA UTARA.</p>



<p>Visum telah pula dilakukan korban, sembari menyerahkan bukti rekaman video aksi pelaku kepada Penyidik Polsek Sunggal.</p>



<p>Ibu Dedy Girsang juga tak lepas dari aksi kejahatan pelaku, dan saat ini merasa trauma.</p>



<p>Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono (foto) memberikan atensinya atas kejadian tersebut.<br></p>



<p>&#8220;Trims infonya, kita atensikan ke Polres, &#8221; tegas Kombes Pol Sumaryono.<br></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/pemilik-media-dianiaya-otk-di-kantornya-dirkrimum-polda-sumut-atensikan-segera-ditangkap/">Pemilik Media Dianiaya OTK di Kantornya, Dirkrimum Polda Sumut Atensikan Segera Ditangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/pemilik-media-dianiaya-otk-di-kantornya-dirkrimum-polda-sumut-atensikan-segera-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
