<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#gerindra Archives - Tobapos</title>
	<atom:link href="https://tobapos.co/tag/gerindra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tobapos.co</link>
	<description>Setia Kepada Rakyat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jan 2025 09:50:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.7.19</generator>

<image>
	<url>https://tobapos.co/wp-content/uploads/2020/10/cropped-favicon-tobapos-1-32x32.png</url>
	<title>#gerindra Archives - Tobapos</title>
	<link>https://tobapos.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dugaan Terima Upeti Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut, Hari ke-2 Upaya Wartawan Mengkonfirmasi Masih Kandas</title>
		<link>https://tobapos.co/dugaan-terima-upeti-kabag-wassidik-ditreskrimum-polda-sumut-hari-ke-2-upaya-wartawan-mengkonfirmasi-masih-kandas/</link>
					<comments>https://tobapos.co/dugaan-terima-upeti-kabag-wassidik-ditreskrimum-polda-sumut-hari-ke-2-upaya-wartawan-mengkonfirmasi-masih-kandas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 09:27:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#akbpwahyudirahman]]></category>
		<category><![CDATA[#direskrimum]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#kabagwassidik]]></category>
		<category><![CDATA[#mabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#propam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=49520</guid>

					<description><![CDATA[<p>AKBP Wahyudi Rahman.. tobapos.co &#8211; Berjalan hari ke-2 sejumlah wartawan menunggu Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Wahyudi Rahman di depan ruangannya, Rabu (22/1/2025), guna mengkonfirmasi dugaan terima upeti dari gelar perkara khusus yang dipimpinnya pada 4 Desember 2024 lalu, namun kerja jurnalistik tersebut masih selalu kandas. Adapun dugaan tersebut diperoleh sejumlah wartawan dari sumber [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/dugaan-terima-upeti-kabag-wassidik-ditreskrimum-polda-sumut-hari-ke-2-upaya-wartawan-mengkonfirmasi-masih-kandas/">Dugaan Terima Upeti Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut, Hari ke-2 Upaya Wartawan Mengkonfirmasi Masih Kandas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>AKBP Wahyudi Rahman..</em></strong></p>



<p><a href="http://tobapos.co">tobapos.co</a> &#8211; Berjalan hari ke-2 sejumlah wartawan menunggu Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Wahyudi Rahman di depan ruangannya, Rabu (22/1/2025), guna mengkonfirmasi dugaan terima upeti dari gelar perkara khusus yang dipimpinnya pada 4 Desember 2024 lalu, namun kerja jurnalistik tersebut masih selalu kandas.</p>



<p>Adapun dugaan tersebut diperoleh sejumlah wartawan dari sumber layak dipercaya, Ketua LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gebrak), Max Donald.</p>



<p>Tudingan tersebut bukan tak berdasar, kepada sejumlah wartawan dibeberkan Max beberapa poin.</p>



<p>&#8220;Bagaimana mungkin penetapan tersangka sudah dengan melakukan gelar perkara namun diduga bisa berubah dengan gelar perkara khusus yang terkesan tergesa-gesa digelar pada 4 Desember lalu yang dipimpin Kabag Wassidik, berlanjut dengan dugaan raibnya dua unit ekscavator PT Jui Shin Indonesia dari Mapolda Sumut yang sebelumnya dijadikan barang bukti,&#8221; jelas Max menyebut sebagai poin yang pertama.</p>



<p>Sambungnya, &#8220;Diduga setelah melepas kan dua ekscavator itu, status tersangka menjabat Direktur dan beberapa karyawan perusahaan selanjutnya akan dibatalkan dengan hasil gelar perkara khusus yang mengundang saksi ahli pro mereka,&#8221; kata Max.</p>



<p>Terkini soal upaya konfirmasi sejumlah wartawan kepada Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Wahyudi Rahman (foto-kiri), kembali dicoba mendatangi ruang kerjanya, di pintu depan beberapa orang staf mengatakan agar menunggu. Namun sampai hampir malam mantan Kapolres Tanah Karo itu tak pernah muncul.</p>



<p>Sekedar informasi, PT Jui Shin Indonesia dan PT BUMI dilaporkan Sunani ke Polda Sumut sekitar Januari 2024 lalu atas dugaan pencurian pasir kuarsa dari lahan Sunani dan pengerusakan lahan Sunani di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara-Sumut.</p>



<p>Kasus tersebut sejak sekitar setahun lalu dan sampailah saat ini, dimana kuat dugaan sedang dipermainkan melalui Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Wahyudi Rahman diduga ada terima upeti agar kasus PT Jui Shin Indonesia dan PT BUMI yang diketahui milik Chang Jui Fang beralih ke kasus perdata.</p>



<p>Padahal sebelumnya kasus ini sudah mulai terang dengan diamankannya barang bukti dua unit alat berat ekscavator dari lokasi pertambangan pasir kuarsa di Desa Gambus Laut, Kabupaten Batubara, maupun Direktur ditetapkan sebagai tersangka. Namun belakangan seolah dikaburkan melalui gelar perkara khusus yang dipimpin Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Wahyudi Rahman.</p>



<p>Dimana gelar perkara khusus itu memanggil korban/pelapor Sunani untuk hadir pada 4 Desember 2024, sedangkan surat undangan dikirim pada Senin 3 Desember 2024, yang begitu tergesa-gesa dan dipaksakan.</p>



<p>&#8220;Apa Bapak Kabag Wassidik berani melawan hukum dan diduga membuat saksi ahli seolah-olah kasus ini bukan pidana. Karena pendapat ahli itu hanya sifatnya rekomendasi bisa dipakai, bisa juga tidak.&#8221;</p>



<p>&#8220;Dalam kasus ini sudah ditetapkan tersangka dari hasil gelar perkara, berarti sudah terpenuhi alat bukti. Terlepas pelapor mau bersalah atau tidak, biarkan pengadilan yang memutuskan.&#8221; tutur Pengacara Kondang Dr Darmawan Yusuf SH SE MH MPd CTLA Mediator selaku kuasa hukum Sunani.</p>



<p>Ditanyai wartawan lagi soal adanya dugaan kasus yang dilaporkan kliennya, kalau tidak berhasil ditutup mereka, hendak dialihkan menjadi kasus sengketa tambang, tanah atau lainnya, Pimpinan Law Firm Darmawan Yusuf Associates (DYA) itu menegaskan,&nbsp;</p>



<p>&#8220;UU Minerba tidak mengatur pencurian pasir kuarsa atau pengrusakan tanah. Tindak pidana ini merupakan tindak pidana umum yang diatur dalam Pasal 363 KUHP (pencurian) dan 406 KUHP (pengrusakan). Oleh karena itu, penerapan KUHP menurut saya sudah tepat.&#8221; jelas Darmawan.</p>



<p>Lebih lanjut, &#8220;Perbuatan mengambil pasir kuarsa tanpa izin dan merusak tanah adalah tindak pidana umum murni yang diatur dalam KUHP yang tidak tergolong dalam pidana khusus, sengketa tambang atau administratif.&#8221;</p>



<p>&#8220;Sengketa tambang terkait dengan batas wilayah atau izin operasional WIUP, sedangkan kasus ini menyangkut tindak pidana umum yang merugikan klien kami sebagai pelapor,&#8221;</p>



<p>&#8220;Fakta hukumnya, klaim adanya WIUP atau izin operasional tidak menggugurkan tindak pidana yang dilakukan. Ini yang dirugikan bukan hanya negara dari segi pajak tapi ada korban sunani disini yang tanahnya sudah jadi danau buatan dan pasir kuarsa yang bernilai telah diambil dan dikomersilkan menjadi produk. tetap itu adalah tindakan melawan hukum.&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kemudian Dr Darmawan Yusuf yang juga lulusan Cumlaude dari Doktor Fakultas Hukum USU ini mengatakan,  Polda Sumut tidak perlu susah-susah untuk menindak terkait misal ada dugaan pidana tambang, mereka kan bisa berdiri sendiri melalui Ditreskrimsus, bisa membuat laporan Model A, tanpa ada masyarakat melaporkan, Polisi bisa menindaknya dengan Laporan Pendahuluan Model A yang dibuat oleh Polisi sendiri, lalu bisa dikembangkan dari lidik, sidik lalu penetapan tersangka.(TP4)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/dugaan-terima-upeti-kabag-wassidik-ditreskrimum-polda-sumut-hari-ke-2-upaya-wartawan-mengkonfirmasi-masih-kandas/">Dugaan Terima Upeti Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut, Hari ke-2 Upaya Wartawan Mengkonfirmasi Masih Kandas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/dugaan-terima-upeti-kabag-wassidik-ditreskrimum-polda-sumut-hari-ke-2-upaya-wartawan-mengkonfirmasi-masih-kandas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bandar Besar Sabu Jermal 15 Medan &#8211; Sekitarnya Masih tak Tersentuh Hukum (1)</title>
		<link>https://tobapos.co/bandar-besar-sabu-jermal-15-medan-sekitarnya-masih-tak-tersentuh-hukum-1/</link>
					<comments>https://tobapos.co/bandar-besar-sabu-jermal-15-medan-sekitarnya-masih-tak-tersentuh-hukum-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 05:33:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#bnnpsumut]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#jermal15]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#polrestabesmedan]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowosubianto]]></category>
		<category><![CDATA[#presiden]]></category>
		<category><![CDATA[#sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=49425</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Bertahun &#8211; tahun sudah status DPO yang diduga sudah disematkan Polda Sumut dan Polrestabes Medan kepada pria dipanggil Guntur, yang sudah menjadi rahasia umum merupakan bandar besar sabu-sabu di kawasan Jermal 15 sekitarnya. Berusaha dikonfirmasi wartawan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dan juga Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/bandar-besar-sabu-jermal-15-medan-sekitarnya-masih-tak-tersentuh-hukum-1/">Bandar Besar Sabu Jermal 15 Medan &#8211; Sekitarnya Masih tak Tersentuh Hukum (1)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; Bertahun &#8211; tahun sudah status DPO yang diduga sudah disematkan Polda Sumut dan Polrestabes Medan kepada pria dipanggil Guntur, yang sudah menjadi rahasia umum merupakan bandar besar sabu-sabu di kawasan Jermal 15 sekitarnya.</p>



<p>Berusaha dikonfirmasi wartawan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dan juga Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi, namun jawaban belum didapat.</p>



<p>Informasi terbaru, Minggu (12/1/2025), Jermal 15 yang terletak di Kecamatan Medan Denai dan Kecamatan Percut Seituan, masih menjadi pusat jual beli hingga lapak konsumsi sabu sabu terbesar di Kota Medan sekitarnya.</p>



<p>Bukan hanya narkotika yang marak di lokasi Jermal 15 dimaksud, perjudian juga seperti bebas se-bebas-bebasnya beroperasi disana.</p>



<p>Ironinya lagi, lokasi Jermal 15 diketahui hanya berjarak beberapa menit bila ditempuh dengan berkendara dari Mapolda Sumut maupun BNNP Sumut. (Tim/bersambung)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/bandar-besar-sabu-jermal-15-medan-sekitarnya-masih-tak-tersentuh-hukum-1/">Bandar Besar Sabu Jermal 15 Medan &#8211; Sekitarnya Masih tak Tersentuh Hukum (1)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/bandar-besar-sabu-jermal-15-medan-sekitarnya-masih-tak-tersentuh-hukum-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marak Judi Tembak Ikan Diduga Milik Pelaksana Ginting Manik, Warga Semakin Resah</title>
		<link>https://tobapos.co/marak-judi-tembak-ikan-diduga-milik-pelaksana-ginting-manik-warga-semakin-resah/</link>
					<comments>https://tobapos.co/marak-judi-tembak-ikan-diduga-milik-pelaksana-ginting-manik-warga-semakin-resah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Dec 2024 10:41:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#marakjudi]]></category>
		<category><![CDATA[#pdip]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[#propampresisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=49313</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Sekitar 15 titik lokasi perjudian mesin tembak ikan diduga milik Pelaksana Ginting Manik di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, diperkirakan sudah dua bulan berjalan dan semakin meresahkan warga. Pria yang mengaku sebagai pengawas di salah satu lokasi judi tersebut membeberkan kepada wartawan, kalau usaha mereka itu sudah dapat restu dari pusat. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/marak-judi-tembak-ikan-diduga-milik-pelaksana-ginting-manik-warga-semakin-resah/">Marak Judi Tembak Ikan Diduga Milik Pelaksana Ginting Manik, Warga Semakin Resah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; Sekitar 15 titik lokasi perjudian mesin tembak ikan diduga milik Pelaksana Ginting Manik di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, diperkirakan sudah dua bulan berjalan dan semakin meresahkan warga.</p>



<p>Pria yang mengaku sebagai pengawas di salah satu lokasi judi tersebut membeberkan kepada wartawan, kalau usaha mereka itu sudah dapat restu dari pusat.</p>



<p>&#8220;Sudah ada ijin lah kami dari pusat makanya kami buka. Kalau disuruh tutup ya kami tutup semua, tergantung yang di pusat sana.&#8221; ujar pria yang enggan disebut namanya.</p>



<p>Namun yang dimaksud pusat oleh pria tersebut tidak dirincinya. Tetapi bila dilihat realitas yang ada, bisnis perjudian tersebut terang &#8211; terangan seperti kebal hukum.</p>



<p>Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Sumaryono pada Sabtu (28/12/2024), dikonfirmasi, namun belum memberikan jawaban hingga berita dimuat.(MR)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/marak-judi-tembak-ikan-diduga-milik-pelaksana-ginting-manik-warga-semakin-resah/">Marak Judi Tembak Ikan Diduga Milik Pelaksana Ginting Manik, Warga Semakin Resah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/marak-judi-tembak-ikan-diduga-milik-pelaksana-ginting-manik-warga-semakin-resah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Medan Tuntungan Dibanjiri Mesin Judi Tembak Ikan PGM, Kapolrestabes Diharapkan Segera Berantas</title>
		<link>https://tobapos.co/medan-tuntungan-dibanjiri-mesin-judi-tembak-ikan-pgm-kapolrestabes-diharapkan-segera-berantas/</link>
					<comments>https://tobapos.co/medan-tuntungan-dibanjiri-mesin-judi-tembak-ikan-pgm-kapolrestabes-diharapkan-segera-berantas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 08:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#kombesgidion]]></category>
		<category><![CDATA[#marakjudi]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#polrestabesmedan]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowosubianto]]></category>
		<category><![CDATA[#propam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=49238</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kombes Pol Gidion belum mau menjawab.. tobapos.co &#8211; Berikut titik lokasi perjudian mesin tembak ikan di Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumut, merk PGM yang mana masyarakat mengaku sudah sangat diresahkan. Kamis (19/12/2024). Sesuai rangkuman wartawan, yang pertama terletak di kawasan yang sering disebutKolam, Gang Sejati, depan galon Lauchi, Pante Bokek, Gang Percobaan, Simalingkar B, Gang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/medan-tuntungan-dibanjiri-mesin-judi-tembak-ikan-pgm-kapolrestabes-diharapkan-segera-berantas/">Medan Tuntungan Dibanjiri Mesin Judi Tembak Ikan PGM, Kapolrestabes Diharapkan Segera Berantas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Kombes Pol Gidion belum mau menjawab..</em></strong></p>



<p>tobapos.co &#8211; Berikut titik lokasi perjudian mesin tembak ikan di Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumut, merk PGM yang mana masyarakat mengaku sudah sangat diresahkan. Kamis (19/12/2024).</p>



<p>Sesuai rangkuman wartawan, yang pertama terletak di kawasan yang sering disebut<br>Kolam, Gang Sejati, depan galon Lauchi, Pante Bokek, Gang Percobaan, Simalingkar B, Gang Bersama.</p>



<p>&#8220;Habis uang penghasilan Bapak- bapak kami disini karena judi mesin ikan itu, apa tidak bisa diberantas, tolonglah pak Polisi, agar segera menutup lokasi tersebut.&#8221; pinta warga sekitar.</p>



<p>Lokasi- lokasi perjudian tembak ikan tersebut sudah ada sejak sekitar dua tahun lalu, dengan omset sekitar puluhan juta perharinya, ditambah bisnisnya terorganisir dengan tingkat pengamanan tinggi, lantaran dibekap oknum oknum aparat.</p>



<p>Salah seorang masyarakat menyebutkan kalau PGM tersebut merupakan merk dari mesin judi tembak ikan yang kepanjangannya Pelaksana Ginting Manik</p>



<p>Kapolrestabes Medan Kombes Gidion saat dikonfirmasi wartawan tobapos soal lokasi lokasi perjudian tembak ikan tersebut, masih belum memberikan jawabannya dan masih ditunggu hingga berita ini diterbitkan.(MR)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/medan-tuntungan-dibanjiri-mesin-judi-tembak-ikan-pgm-kapolrestabes-diharapkan-segera-berantas/">Medan Tuntungan Dibanjiri Mesin Judi Tembak Ikan PGM, Kapolrestabes Diharapkan Segera Berantas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/medan-tuntungan-dibanjiri-mesin-judi-tembak-ikan-pgm-kapolrestabes-diharapkan-segera-berantas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dulu Ditembak Serang Polisi, Sekarang Diservis Jebak Jurnalis (10)</title>
		<link>https://tobapos.co/dulu-ditembak-serang-polisi-sekarang-diservis-jebak-jurnalis/</link>
					<comments>https://tobapos.co/dulu-ditembak-serang-polisi-sekarang-diservis-jebak-jurnalis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 07:01:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#bnn]]></category>
		<category><![CDATA[#gangpantai]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#kibus]]></category>
		<category><![CDATA[#mabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowosubianto]]></category>
		<category><![CDATA[#propam]]></category>
		<category><![CDATA[#syahrinsiregar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=48843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dirnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi SIK .. tobapos.co &#8211; Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin, seorang bandar narkoba yang memberikan ekstasi kepada Jurnalis RN ternyata sekitar 18 November 2020 lalu ditembak petugas Ditnarkoba Polda Sumut kaki kirinya karena melakukan penyerangan saat penggrebekan lokasi narkoba di kawasan Kampung Lalang, Jalan Kelambir [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/dulu-ditembak-serang-polisi-sekarang-diservis-jebak-jurnalis/">Dulu Ditembak Serang Polisi, Sekarang Diservis Jebak Jurnalis (10)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Dirnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi SIK </em></strong>..</p>



<p>tobapos.co &#8211; Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin, seorang bandar narkoba yang memberikan ekstasi kepada Jurnalis RN ternyata sekitar 18 November 2020 lalu ditembak petugas Ditnarkoba Polda Sumut kaki kirinya karena melakukan penyerangan saat penggrebekan lokasi narkoba di kawasan Kampung Lalang, Jalan Kelambir Lima, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, itulah sedikit rekam jejaknya yang didapat wartawan.</p>



<p>Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin juga masih bisa bebas berkeliaran sampai detik ini, Senin (9/12/2024), seolah kebal hukum, meski sudah diinformasikan kepada Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, bahwa dialah orangnya (Syahrin Siregar) yang memberikan ekstasi kepada Jurnalis RN, yang kemudian hanya berselang beberapa menit, RN ditangkap di persimpangan Kampung Lalang &#8211; Jalan Gatot Subroto Medan pada sekitar Maret 2024 lalu.</p>



<p>&#8220;Kita sangat miris ya mengetahui kronologi proses hukum yang dialami Jurnalis RN. Begitu pun RN sebagai seorang Jurnalis tentunya banyak pula pernah membantu kerja para aparat-aparat penegak hukum melalui profesinya. Nah, sementara si pemberi barang haram kepada RN, yang sesuai informasi pernah ditembak karena menyerang polisi malah tak kunjung ditangkap, sedangkan RN sudah divonis, ini harus dijawab pimpinan Narkoba Polda Sumut, publik melalui media berhak tahu alasannya apa?&#8221; kata M. Nazwar, sosok jurnalis senior Ibu Kota.</p>



<p><strong><em>Baca juga..</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-tobapos wp-block-embed-tobapos"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="6VJbf49uao"><a href="https://tobapos.co/ketua-granat-sumut-kepolisian-harus-menangkap-diduga-pengedar-dalam-kasus-jurnalis-rn-mengapa-tidak-dilakukan-9/">KETUA GRANAT SUMUT: Kepolisian Harus Menangkap Diduga Pengedar, Dalam Kasus Jurnalis RN Mengapa Tidak Dilakukan? (9)</a></blockquote><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="&#8220;KETUA GRANAT SUMUT: Kepolisian Harus Menangkap Diduga Pengedar, Dalam Kasus Jurnalis RN Mengapa Tidak Dilakukan? (9)&#8221; &#8212; Tobapos" src="https://tobapos.co/ketua-granat-sumut-kepolisian-harus-menangkap-diduga-pengedar-dalam-kasus-jurnalis-rn-mengapa-tidak-dilakukan-9/embed/#?secret=6VJbf49uao" data-secret="6VJbf49uao" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>
</div></figure>



<p>Ditambahkan ChD, pengurus salah satu organisasi profesi wartawan ternama di Sumatera Utara, &#8220;Jangan kasus RN ini menjadi sebuah ancaman kepada jurnalis &#8211; jurnalis lainnya untuk melaksanakan fungsi profesinya secara profesional, sebab dinilai tak mencerminkan proses hukum yang adil, apakah karena RN seorang jurnalis yang notabene sehari-harinya bekerja mengungkap informasi kepada publik dan ada menyinggung kerja -kerja buruk si oknum aparat?&#8221; timpal ChD.</p>



<p>Masih getol mengkonfirmasi kasus Jurnalis RN kepada Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, mengapa Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin tak kunjung ditangkap?</p>



<p>Lalu kepada Kajati Sumut Idianto SH MH, mengapa jumlah tuntutan hukuman terhadap Jurnalis RN dengan barang bukti berupa 3,2 gram narkotika, sama dengan jumlah tuntutan kasus narkotika 1000 gram terdakwanya bernama Edy alias Athiong dan Halim alias Jen Lin, warga Kota Binjai?</p>



<p>Namun atas pertanyaan &#8211; pertanyaan konfirmasi para wartawan tersebut hingga berulang kali berita ini dimuat, kedua pejabat berwenang dimaksud masih enggan menjawab.</p>



<p>Sebelumnya, Jurnalis RN mau diajak bandar narkoba Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin ketemuan di Jalan Kelambir Lima, Gang Mushola, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, awalnya karena RN dimintai bantuan memecahkan permasalahan.</p>



<p>Merasa RN bisa memberikan solusi jitu, Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin memberikan imbalan uang dan beberapa butir ekstasi, mengaku itu sebagai tanda terima kasih.</p>



<p>Namun alangkah bak disambar petir, belakangan diketahui ternyata yang dilakoni Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin terhadap dirinya (RN) hanyalah skenario jahat belaka demi mengejar servis dari pihak-pihak dan oknum-oknum aparat sebagai dalang di balik layar.</p>



<p>Sekedar mengingatkan, berbagai elemen masyarakat, dari praktisi hukum, pengamat hukum, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat hingga organisasi pendukung Presiden Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka sudah menanggapi kasus Jurnalis RN ini, mendesak proses hukum yang adil, namun tampaknya belum diindahkan. (MR/foto- <strong><em>Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng alias Sahrin ketika di RS Bina Kasih Medan usai kakinya ditembak Polisi)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/dulu-ditembak-serang-polisi-sekarang-diservis-jebak-jurnalis/">Dulu Ditembak Serang Polisi, Sekarang Diservis Jebak Jurnalis (10)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/dulu-ditembak-serang-polisi-sekarang-diservis-jebak-jurnalis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pram-Doel 50,07 Persen, Pras: Kalah Satu Putaran Rido Sebaiknya Legowo</title>
		<link>https://tobapos.co/pram-doel-5007-persen-pras-kalah-satu-putaran-rido-sebaiknya-legowo/</link>
					<comments>https://tobapos.co/pram-doel-5007-persen-pras-kalah-satu-putaran-rido-sebaiknya-legowo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2024 12:10:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#pilgubdki]]></category>
		<category><![CDATA[#pramonorano]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=48837</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta resmi mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pilkada Jakarta 2024, di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, pada Minggu (08/12/2024). Pengumuman hasil rekapitulasi dibacakan langsung oleh Ketua KPU DKI, Wahyu Dinata, disebutkan pasangan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel), berhasil meraih suara terbanyak dengan total 2.183.239 suara, atau [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/pram-doel-5007-persen-pras-kalah-satu-putaran-rido-sebaiknya-legowo/">Pram-Doel 50,07 Persen, Pras: Kalah Satu Putaran Rido Sebaiknya Legowo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>tobapos.co &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta resmi mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pilkada Jakarta 2024, di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, pada Minggu (08/12/2024).</p>



<p>Pengumuman hasil rekapitulasi dibacakan langsung oleh Ketua KPU DKI, Wahyu Dinata, disebutkan pasangan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel), berhasil meraih suara terbanyak dengan total 2.183.239 suara, atau 50,07% dari total suara sah.</p>



<p>Penetapan hasil rekapitulasi dilakukan setelah KPU di enam kota dan kabupaten di Jakarta – Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu – menyelesaikan proses rekapitulasi suara.</p>



<p>Selama pengumuman, KPU Jakarta memberikan kesempatan kepada saksi pasangan calon (paslon) untuk menyampaikan pendapat terkait hasil rekapitulasi.</p>



<p>Ketua Harian Tim Pram-Doel, Prasetyo Edi Marsudi menghimbau Rido legowo saja menerima kekalahan. Tapi semua paslon punya hak menggugat di MK.</p>



<p>&#8220;Saya juga pernah menang dan kalah di pileg. Kalau kalah begini, sebaiknya legowo saja. Itu lebih bermakna,&#8221; ujar Pras, sapaan akrabnya, Minggu (8/12).</p>



<p>Soal tudingan tim Pram-Doel curang, Pras justru tertawa.</p>



<p>&#8220;Kalah ya kalah aja om. Gak usah ngawur tuding kita curang. Legowo aja ngaku kalah. Orang bodoh aja tau, biasanya yang melakukan curang itu adalah yang didukung banyak partai, kita kan sendiri saja, dari mana jalannya mau curang,&#8221; tandas Pras.</p>



<p>Sementara itu, saksi dari paslon Ridwan Kamil-Suswono mengajukan temuan khusus mengenai masalah di TPS 08 Pinang Ranti, Jakarta Timur, serta rendahnya partisipasi pemilih.</p>



<p>Sementara itu, saksi dari paslon Dharma Pongrekun-Kun Wardana menyampaikan keberatan dan menegaskan tidak akan menandatangani berita acara rekapitulasi.</p>



<p>Saksi Pramono-Rano menyatakan tidak ada keberatan, meskipun sempat memberikan komentar atas pernyataan saksi RK-Suswono yang kemudian memutuskan walkout dari rapat.</p>



<p>Dalam keterangannya Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata, memastikan bahwa hasil rekapitulasi tetap sah pada setiap tingkatan.</p>



<p>&#8220;Berita acara dan sertifikasi rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dari setiap kabupaten kota dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta tahun 2024 saya nyatakan sah,&#8221; kata Wahyu Dinata.</p>



<p>Total pemilih yang menggunakan hak pilih pada Pilkada DKI Jakarta 2024 tercatat sebanyak 4.724.393 orang, dengan 4.360.629 suara sah dan 363.764 suara tidak sah.</p>



<p>Berikut adalah hasil rekapitulasi suara masing-masing pasangan calon (paslon):</p>



<ol><li>Ridwan Kamil-Suswono: 1.718.160 suara (39,40%)</li><li>Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 459.230 suara (10,53%)</li><li>Pramono Anung-Rano Karno: 2.183.239 suara (50,07%)<br>Dengan hasil ini, Pramono Anung dan Rano Karno dipastikan memenangkan Pilkada Jakarta 2024 atau menang satu putaran. (TP 2)</li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/pram-doel-5007-persen-pras-kalah-satu-putaran-rido-sebaiknya-legowo/">Pram-Doel 50,07 Persen, Pras: Kalah Satu Putaran Rido Sebaiknya Legowo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/pram-doel-5007-persen-pras-kalah-satu-putaran-rido-sebaiknya-legowo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KETUA GRANAT SUMUT: Kepolisian Harus Menangkap Diduga Pengedar, Dalam Kasus Jurnalis RN Mengapa Tidak Dilakukan? (9)</title>
		<link>https://tobapos.co/ketua-granat-sumut-kepolisian-harus-menangkap-diduga-pengedar-dalam-kasus-jurnalis-rn-mengapa-tidak-dilakukan-9/</link>
					<comments>https://tobapos.co/ketua-granat-sumut-kepolisian-harus-menangkap-diduga-pengedar-dalam-kasus-jurnalis-rn-mengapa-tidak-dilakukan-9/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 07:40:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#bnnpsumut]]></category>
		<category><![CDATA[#bnnri]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#mabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#partaigerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowosubianto]]></category>
		<category><![CDATA[#presidenprabowosubianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=48791</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sastra SH MKn Ketua GRANAT SUMUT &#8211; kiri tobapos.co &#8211; Tanggapan dari berbagai elemen masyarakat terkait maraknya proses hukum kasus narkoba di Sumatera Utara yang dinilai menciderai rasa keadilan, bahkan ugal-ugalan dan semena-mena, terus berdatangan. Terkini, terkait kasus Jurnalis RN yang ditangani Ditresnarkoba-Polda Sumut dipimpin Kombes Pol Yemi Mandagi sebagai Direktur dan dituntut Kejati Sumut [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/ketua-granat-sumut-kepolisian-harus-menangkap-diduga-pengedar-dalam-kasus-jurnalis-rn-mengapa-tidak-dilakukan-9/">KETUA GRANAT SUMUT: Kepolisian Harus Menangkap Diduga Pengedar, Dalam Kasus Jurnalis RN Mengapa Tidak Dilakukan? (9)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Sastra SH MKn Ketua GRANAT SUMUT &#8211; kiri</em></strong></p>



<p><a href="http://tobapos.co">tobapos.co</a> &#8211; Tanggapan dari berbagai elemen masyarakat terkait maraknya proses hukum kasus narkoba di Sumatera Utara yang dinilai menciderai rasa keadilan, bahkan ugal-ugalan dan semena-mena, terus berdatangan.</p>



<p>Terkini, terkait kasus Jurnalis RN yang ditangani Ditresnarkoba-Polda Sumut dipimpin Kombes Pol Yemi Mandagi sebagai Direktur dan dituntut Kejati Sumut dipimpin Idianto SH MH.</p>



<p>Yang menjadi pertanyaan serius dalam kasus tersebut, hingga semakin getol disuarakan keluarga Jurnalis RN untuk mendapatkan proses hukum yang adil, mengapa pengedar narkoba yang memberikan ekstasi kepada Jurnalis RN bernama Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng tidak ditangkap sampai detik ini?</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="1024" height="683" src="https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/11/GridArt_20241128_131758700_copy_4096x3686_copy_1200x800-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-48696" srcset="https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/11/GridArt_20241128_131758700_copy_4096x3686_copy_1200x800-1024x683.jpg 1024w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/11/GridArt_20241128_131758700_copy_4096x3686_copy_1200x800-300x200.jpg 300w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/11/GridArt_20241128_131758700_copy_4096x3686_copy_1200x800-768x512.jpg 768w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/11/GridArt_20241128_131758700_copy_4096x3686_copy_1200x800.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption><strong><em>Foto : Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng (kiri), Kombes Pol Yemi Mandagi (kanan)</em></strong></figcaption></figure>



<p>Kemudian lagi, Kejati Sumut menuntut jumlah hukuman yang sama antara kasus Jurnalis RN dengan barang bukti 3,2 gram narkotika dengan kasus Halim alias Jen Lin dan Edy alias Athiong warga Kota Binjai dengan barang bukti narkotika sabu-sabu seberat 1000 (seribu) gram, yakni 9 tahun 6 bulan.</p>



<p>Setelah sebelumnya ditanggapi praktisi hukum, kriminolog hingga tokoh masyarakat, kali ini dari organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang pemberantasan narkotika, Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT).</p>



<p>Menanggapi kondisi di atas, Ketua GRANAT SUMUT Sastra SH MKn (foto-kiri atas) menegaskan, &#8220;Jika ada barang buktinya, kemudian ada pengakuan dari tersangka, dia membeli dari seseorang (pengedar), pertama pengakuan itu harus dimasukkan dalam BAP kepada siapa dia membeli narkoba, berapa, dimana, dan seterusnya,&#8221;</p>



<p>Sambungnya, &#8220;Atas dasar pengakuan tersangka, pihak kepolisian harus memanggil/menangkap terduga pengedar jika terbukti, harus diperoses sesuai hukum yang berlaku.&#8221; ungkap konsultan hukum ternama itu. Kamis (5/12/2024).</p>



<p><strong><em>Baca juga..</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-tobapos wp-block-embed-tobapos"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="FaNqxpVHhr"><a href="https://tobapos.co/update-kasus-jurnalis-rn-diduga-komplotan-mafia-narkoba-mulai-tebar-intimidasi-8/">Update Kasus Jurnalis RN, Diduga Komplotan Mafia Narkoba Mulai Tebar Intimidasi (8)</a></blockquote><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="&#8220;Update Kasus Jurnalis RN, Diduga Komplotan Mafia Narkoba Mulai Tebar Intimidasi (8)&#8221; &#8212; Tobapos" src="https://tobapos.co/update-kasus-jurnalis-rn-diduga-komplotan-mafia-narkoba-mulai-tebar-intimidasi-8/embed/#?secret=FaNqxpVHhr" data-secret="FaNqxpVHhr" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>
</div></figure>



<p></p>



<p><strong>Sebelumnya Diberitakan</strong></p>



<p>Jurnalis RN diberikan ekstasi seberat 3,2 gram di Jalan Kelambir Lima Gang Mushola, Kecamatan Medan Sunggal,  Kota Medan oleh bandar narkoba bernama Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng, sekitar Maret 2024 lalu.<br></p>



<p>Beberapa menit kemudian, di simpang lampu merah Kampung Lalang – Jalan Gatot Subroto, RN digeledah petugas Ditnarkoba Polda Sumut dan diboyong.<br></p>



<p>Namun sampai saat ini Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng tidak ditangkap, dan masih bebas berkeliaran sebagai bos besar narkoba.<br></p>



<p>Kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto informasi ini sudah disampaikan dan dikonfirmasi, keluarga Jurnalis RN, Tomy Nainggolan SH berharap mantan Direktur Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri itu menunjukkan sikap tegasnya agar para bawahannya serius, tidak bermain-main dan tebang pilih dalam pemberantasan narkoba sesuai visi misinya.<br><br>Kepada Kombes Pol Yemi Mandagi SIK juga sudah dicoba lakukan konfirmasi, namun tetap belum menjawab wartawan. (MR/Bersambung)<br></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/ketua-granat-sumut-kepolisian-harus-menangkap-diduga-pengedar-dalam-kasus-jurnalis-rn-mengapa-tidak-dilakukan-9/">KETUA GRANAT SUMUT: Kepolisian Harus Menangkap Diduga Pengedar, Dalam Kasus Jurnalis RN Mengapa Tidak Dilakukan? (9)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/ketua-granat-sumut-kepolisian-harus-menangkap-diduga-pengedar-dalam-kasus-jurnalis-rn-mengapa-tidak-dilakukan-9/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Update Kasus Jurnalis RN, Diduga Komplotan Mafia Narkoba Mulai Tebar Intimidasi (8)</title>
		<link>https://tobapos.co/update-kasus-jurnalis-rn-diduga-komplotan-mafia-narkoba-mulai-tebar-intimidasi-8/</link>
					<comments>https://tobapos.co/update-kasus-jurnalis-rn-diduga-komplotan-mafia-narkoba-mulai-tebar-intimidasi-8/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2024 08:10:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#djsyahrin]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#mabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowosubianto]]></category>
		<category><![CDATA[#presiden]]></category>
		<category><![CDATA[#propam]]></category>
		<category><![CDATA[#syahrinsiregar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=48748</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketua Umum Prabu Centre-08, Abednego Panjaitan (kiri), Kapolda Sumut Irjen Whisnu (kanan) tobapos.co &#8211; Gencarnya sejumlah media menyoroti kasus jurnalis RN yang dijebak bandar narkoba bernama Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng dengan ekstasi, lalu ditangkap petugas Ditnarkoba Polda Sumut,  dijebloskan ke penjara, namun si bandar Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng masih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/update-kasus-jurnalis-rn-diduga-komplotan-mafia-narkoba-mulai-tebar-intimidasi-8/">Update Kasus Jurnalis RN, Diduga Komplotan Mafia Narkoba Mulai Tebar Intimidasi (8)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Ketua Umum Prabu Centre-08, Abednego Panjaitan (kiri), Kapolda Sumut Irjen Whisnu (kanan)</em></strong></p>



<p>t<a href="http://tobapos.co">obapos.co</a> &#8211; Gencarnya sejumlah media menyoroti kasus jurnalis RN yang dijebak bandar narkoba bernama Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng dengan ekstasi, lalu ditangkap petugas Ditnarkoba Polda Sumut,  dijebloskan ke penjara, namun si bandar Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng masih bebas berkeliaran hingga detik ini, belakangan wartawan mulai merasakan adanya ancaman intimidasi.</p>



<p>Diduga perbuatan tersebut dilakukan pihak -pihak yang merasa terganggu atas fakta disajikan sejumlah wartawan dalam pemberitaan &#8211; pemberitaan mereka.</p>



<p>&#8220;Banyak orang-orang asing sering datang nanyain keluarga Abang, pakai helm tertutup, masker, jaket, cuma matanya aja yang nampak, berganti -ganti orangnya, gak biasanya seperti itu di lingkungan kita ini, nanya alamat pertamanya, ada yang pakaian ojek online, ngaku ngantar paket tapi tak ada barang yang dibawanya,&#8221; kata beberapa warga tetangga wartawan, Selasa (3/12/2024).</p>



<p><strong><em>Baca juga..</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-tobapos wp-block-embed-tobapos"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="x3OgWhbMcT"><a href="https://tobapos.co/kasus-jurnalis-rn-dit-narkoba-polda-sumut-dinilai-pertontonkan-proses-hukum-tajam-ke-bawah-7/">Kasus Jurnalis RN, Dit Narkoba Polda Sumut Dinilai Pertontonkan Proses Hukum Tajam ke Bawah (7)</a></blockquote><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="&#8220;Kasus Jurnalis RN, Dit Narkoba Polda Sumut Dinilai Pertontonkan Proses Hukum Tajam ke Bawah (7)&#8221; &#8212; Tobapos" src="https://tobapos.co/kasus-jurnalis-rn-dit-narkoba-polda-sumut-dinilai-pertontonkan-proses-hukum-tajam-ke-bawah-7/embed/#?secret=x3OgWhbMcT" data-secret="x3OgWhbMcT" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>
</div></figure>



<p>Sambung yang lainnya, &#8220;Sekira tiga atau hari lalu, ada juga orang asing yang diam &#8211; diam fotoin rumah Abang, dia naik sepeda motor, juga pakai masker, helm tertutup, habis memfoto langsung pergi, besoknya naik mobil,&#8221; terang mereka.</p>



<p>Atas kondisi tersebut, Ketua Umum Prabu Centre-08, Abednego Panjaitan meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyahuti dengan mengantisipasi atas informasi yang diberikan.</p>



<p>&#8220;Jangan lagi terulang penindasan -penindasan terhadap wartawan,&nbsp; apalagi dalam melakukan tugas-tugas jurnalistiknya. Malu juga memilukan kita sebagai warga Sumatera Utara atas kejadian -kejadian beruntun yang menimpa wartawan demi informasi kepada publik harus berimbas ke keluarganya, terjadi baru-baru ini, ada yang rumahnya dibakar, kendaraannya dibakar, dimolotov, sampai ada yang sekeluarga harus meregang nyawa,&nbsp; kita meminta Kapolda Sumut mampu menjamin keamanan dan kenyamanan di masyarakat,&#8221; ungkap Ketua Umum Relawan Prabowo -Gibran yang membawahi 22 organ relawan pada Pilpres kemarin.</p>



<p>Tambahnya yang juga sebagai pemilik media dan pengurus inti pada organisasi jurnalis tingkat nasional, &#8220;Di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka kita pastikan kawal dan jaga kepercayaan masyarakat, kita siap menjadi corong agar kondisi yang terjadi di wilayah sampai ke telinga Bapak Presiden,&#8221; kata Panjaitan, sembari menyemangati insan Pers agar terus bekerja demi mengungkap kebenaran yang sejati.</p>



<p>Di tempat terpisah, Tomy Nainggolan, keluarga jurnalis RN menimpali, &#8220;Dalam waktu dekat akan membuat laporan ke Propam Polda Sumut supaya diperiksa para petugas yang terlibat menangani kasus RN, mengapa tidak dilakukan pengembangan kasus tersebut dan tidak diterbitkan DPO terhadap Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng, kita cuma menuntut proses hukum yang adil,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dikutip dari <a href="http://detik.com">detik.com</a>, keterangan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu belum lama ini berjudul &#8216;kekerasan kepada wartawan bila dibiarkan akan berulang&#8217;, mengatakan, &#8220;Saya kira kita harus mendukung kerja-kerja aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti kasus kekerasan yang dialami wartawan, siapa pun pelakunya. Karena, kalau ini dibiarkan, ini akan berpotensi akan ada kekerasan yang berulang,&#8221; kata Ninik dalam acara diskusi di kantor Kejagung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2024).</p>



<p>Dia menekankan tidak ada pembenaran terhadap tindak kekerasan kepada jurnalis. Dia pun menyebut ada mekanisme hak jawab yang diberikan oleh media terhadap pemberitaan yang dinilai kurang tepat.</p>



<p>&#8220;Kedua, teman-teman wartawan dalam mencari berita dan lain-lain, tolong dihormati bahwa mereka sedang bekerja. Jangan dirusak alat kerjanya, jangan dihambat, jangan dihalang-halangin. Secara bersamaan, saya juga mengimbau kepada teman-teman wartawan bekerja secara profesional dan beretika,&#8221; jelas Ninik.</p>



<p>&#8220;Ini kerja bersama. Karena apa? Wartawan sedang menjalankan tugasnya untuk memenuhi kebutuhan, publik ingin tahu semua yang dilakukan negeri ini,&nbsp;gitu&nbsp;ya. Apakah itu dilakukan pemerintah, lembaga penegak hukum atau apa yang dilakukan lembaga legislatif bahkan masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Sebelumnya</p>



<p>Jurnalis RN diberikan ekstasi seberat 3,2 gram di Jalan Kelambir Lima Gang Mushola Sunggal Kota Medan oleh bandar narkoba bernama Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng, sekitar Maret 2024 lalu.</p>



<p>Beberapa menit kemudian, di simpang lampu merah Kampung Lalang &#8211; Jalan Gatot Subroto, RN digeledah petugas Ditnarkoba Polda Sumut dan diboyong.</p>



<p>Namun sampai saat ini Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng tidak ditangkap, dan masih bebas berkeliaran sebagai bos besar narkoba.</p>



<p>Lebih parah, jumlah tuntutan hukuman terhadap jurnalis RN dengan barang bukti 3,2 gram narkotika dituntut JPU Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara&nbsp; dipimpin Idianto SH MH sama dengan jumlah tuntutan kasus kepemilikan 1000 gram sabu-sabu, dimana terdakwanya bernama Halim alias Jen Lin dan Edy alias Athiong, warga Kota Binjai – Sumut. (MR/Bersambung)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/update-kasus-jurnalis-rn-diduga-komplotan-mafia-narkoba-mulai-tebar-intimidasi-8/">Update Kasus Jurnalis RN, Diduga Komplotan Mafia Narkoba Mulai Tebar Intimidasi (8)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/update-kasus-jurnalis-rn-diduga-komplotan-mafia-narkoba-mulai-tebar-intimidasi-8/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Jurnalis RN, Dit Narkoba Polda Sumut Dinilai Pertontonkan Proses Hukum Tajam ke Bawah (7)</title>
		<link>https://tobapos.co/kasus-jurnalis-rn-dit-narkoba-polda-sumut-dinilai-pertontonkan-proses-hukum-tajam-ke-bawah-7/</link>
					<comments>https://tobapos.co/kasus-jurnalis-rn-dit-narkoba-polda-sumut-dinilai-pertontonkan-proses-hukum-tajam-ke-bawah-7/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 09:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#bandar]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#mabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[#narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumut]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowosubianto]]></category>
		<category><![CDATA[#presiden]]></category>
		<category><![CDATA[#propam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=48723</guid>

					<description><![CDATA[<p>Foto : Dr Redyanto Sidi SH MH (kiri), Kombes Pol Yemi Mandagi (kanan) tobapos.co &#8211; Belum juga ditangkapnya Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng, yang menjebak Jurnalis RN dengan ekstasi pada sekitar Maret 2024 lalu, hingga dua tim dari Ditresnarkoba Polda Sumut menangkap RN, menjadi sorotan tajam masyarakat akan proses hukum yang dilakukan direktorat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/kasus-jurnalis-rn-dit-narkoba-polda-sumut-dinilai-pertontonkan-proses-hukum-tajam-ke-bawah-7/">Kasus Jurnalis RN, Dit Narkoba Polda Sumut Dinilai Pertontonkan Proses Hukum Tajam ke Bawah (7)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Foto : Dr Redyanto Sidi SH MH (kiri), Kombes Pol Yemi Mandagi (kanan)</em></strong></p>



<p><a href="http://tobapos.co">tobapos.co</a> &#8211; Belum juga ditangkapnya Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng, yang menjebak Jurnalis RN dengan ekstasi pada sekitar Maret 2024 lalu, hingga dua tim dari Ditresnarkoba Polda Sumut menangkap RN, menjadi sorotan tajam masyarakat akan proses hukum yang dilakukan direktorat dipimpin Kombes Pol Yemi Mandagi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" width="1024" height="713" src="https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/12/0_IMG-20241121-WA0023_copy_1149x800-1024x713.jpg" alt="" class="wp-image-48730" srcset="https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/12/0_IMG-20241121-WA0023_copy_1149x800-1024x713.jpg 1024w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/12/0_IMG-20241121-WA0023_copy_1149x800-300x209.jpg 300w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/12/0_IMG-20241121-WA0023_copy_1149x800-768x535.jpg 768w, https://tobapos.co/wp-content/uploads/2024/12/0_IMG-20241121-WA0023_copy_1149x800.jpg 1149w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption><strong><em>Foto : Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng//</em></strong></figcaption></figure>



<p>Keluarga Jurnalis RN pun terus&nbsp; berusaha agar bisa diperlakukan adil, aturan hukum dijalankan tanpa tebang pilih, bukan berdasarkan kepentingan pemesan yang banyak uang. Apalagi RN seorang jurnalis dan kasus ini berawal dari pemberitaan.</p>



<p>&#8220;Kita berharap jurnalis rekan-rekan RN tidak tinggal diam. Sebab bukan tidak mungkin cara-cara seperti dialami RN sedang mencari korban selanjutnya, kita hanya minta para aparat yang menangani kasus RN berlaku adil dalam melakukan proses hukum,&#8221; kata Tomy Nainggolan SH. Senin (2/12/2025), kepada sejumlah wartawan di Medan.</p>



<p>Sambungnya, &#8220;Sampai saat ini sudah sekitar 9 bulan berlalu sejak RN ditangkap petugas Ditnarkoba Polda Sumut, sudah kita informasikan bahwa RN mendapatkan narkotika dari Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng, merupakan bandar narkoba di kawasan Pajak Kampung Lalang Medan Sunggal, tepatnya di Jalan Kelambir Lima, bahkan sampai ke Pak Dir Kombes Yemi sudah disampaikan.&nbsp; Ironinya, bukannya mengapresiasi,&nbsp; malah terkesan mendiamkan,&#8221;</p>



<p>&#8220;Jadi, yang dibilang penegakan hukum tajam ke bawah, namun tumpul ke atas, bisa dianalogikan dalam proses hukum kasus RN ini, yang masih&nbsp; dipertontonkan oknum -oknum petugas Ditnarkoba Polda Sumut&nbsp; dipimpin Pak Yemi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Apresiasi Asta Cita Prabowo &#8211; Gibran</strong></p>



<p>Di tempat terpisah, Abednego Panjaitan disela-sela acara Konsolidasi Akbar DPW Pelita Prabu sangat mengapresiasi 8 misi atau Asta Cita&nbsp; Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam memimpin Indonesia.</p>



<p>Panjaitan di hadapan sejumlah wartawan terdengar sangat antusias menyoroti pemberantasan tuntas peredaran gelap narkoba, dimana persoalan tersebut ada di salah satu Asta Cita Presiden Prabowo.</p>



<p>&#8220;Mari kita dukung pemerintah terutama dalam pemberantasan narkoba. Ini sangat luar biasa, dari zaman ke zaman baru ini pertama kali seorang Presiden memasukkan dalam visi misinya tentang pemberantasan narkoba, karena negeri ini ingin dihancurkan dengan narkoba tersebut.&#8221;</p>



<p>&#8221; Sudah banyak pemuda yang tidak mengenal lagi orangtuanya bahkan saudara kandungnya karena otaknya sudah dirusak narkoba. Jadi ini ancaman besar, ada upaya asing untuk menghancurkan generasi bangsa ini, jadi saya titipkan melalui relawan Pelita Prabu, pendukung Prabowo &#8211; Gibran, kita kawal ini pemberantasan narkoba ini,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Pengamat Hukum</strong></p>



<p>Dimintai tanggapan Pengamat Hukum Dr Redyanto Sidi SH MH, diambil sebagai contoh kasus seperti yang dialami Jurnalis RN, proses hukum yang dilakukan oknum -oknum petugas Ditnarkoba Polda Sumut dipimpin Kombes Pol Yemi Mandagi.</p>



<p>&#8220;Jika sudah diketahui seharusnya dilakukan proses hukum. Mungkin saja petugas sedang memantau jaringannya biar di proses bersamaan.&nbsp; Namun setelah itu jika tidak melakukan proses hukum, maka patut diduga petugas tersebut tidak menjalankan tugasnya, sumpah jabatannya sebagai penegak hukum sesuai Undang-Undang.&#8221;</p>



<p>Sambungnya, &#8220;Perlu dilakukan pemeriksaan terhadap oknum petugas tersebut untuk mengetahui penyebabnya, untuk itu Bid Propam agar memprosesnya,&#8221; jelas Dr Redyanto, pria bersahaja akrab disapa Redy kepada sejumlah wartawan.</p>



<p>Kembali dicoba konfirmasi Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi, mengapa kasus RN tidak dikembangkan untuk menangkap bandarnya?</p>



<p><strong><em>Baca juga..</em></strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-tobapos wp-block-embed-tobapos"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="wLqpWb7qch"><a href="https://tobapos.co/ibu-prabu-akan-segera-demo-polda-sumut-bila-dj-syahrin-tak-kunjung-ditangkap-6/">Ibu Prabu Akan Segera Demo Polda Sumut, Bila DJ Syahrin Tak Kunjung Ditangkap (6)</a></blockquote><iframe class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted" title="&#8220;Ibu Prabu Akan Segera Demo Polda Sumut, Bila DJ Syahrin Tak Kunjung Ditangkap (6)&#8221; &#8212; Tobapos" src="https://tobapos.co/ibu-prabu-akan-segera-demo-polda-sumut-bila-dj-syahrin-tak-kunjung-ditangkap-6/embed/#?secret=wLqpWb7qch" data-secret="wLqpWb7qch" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>
</div></figure>



<p>Meski sudah ditelepon berkali -kali dan dikirimkan pesan konfirmasi, tetapi Kombes Pol Yemi Mandagi masih belum mau menjawab.</p>



<p>Kepada Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Bambang Tertianto juga sudah dicoba berikan informasi dan dikonfirmasi.</p>



<p><strong>Sebelumnya</strong></p>



<p>Jurnalis RN diberikan ekstasi seberat 3,2 gram di Jalan Kelambir Lima Gang Mushola Sunggal Kota Medan oleh bandar narkoba bernama Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng.</p>



<p>Beberapa menit kemudian, di simpang lampu merah Kampung Lalang -Jalan Gatot Subroto, RN digeledah petugas Ditnarkoba Polda Sumut dan diboyong.</p>



<p>Namun sampai saat ini Syahrin Siregar alias DJ Syahrin alias Sareng tidak ditangkap, dan masih bebas berkeliaran sebagai bos besar narkoba.</p>



<p>Lebih parah, jumlah tuntutan hukuman terhadap jurnalis RN dengan barang bukti 3,2 gram narkotika diberikan JPU Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara&nbsp; dipimpin Idianto SH MH sama deongan tuntutan kasus kepemilikan 1000 gram&nbsp; sabu-sabu, terdakwanya bernama Halim alias Jen Lin dan Edy alias Athiong, warga Kota Binjai &#8211; Sumut. (TP/Bersambung)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/kasus-jurnalis-rn-dit-narkoba-polda-sumut-dinilai-pertontonkan-proses-hukum-tajam-ke-bawah-7/">Kasus Jurnalis RN, Dit Narkoba Polda Sumut Dinilai Pertontonkan Proses Hukum Tajam ke Bawah (7)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/kasus-jurnalis-rn-dit-narkoba-polda-sumut-dinilai-pertontonkan-proses-hukum-tajam-ke-bawah-7/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Barak Sabu-sabu dan Judi di Gang Tower Desa Sei Mencirim Diduga Jadi Arena &#8216;Serangan Fajar&#8217;</title>
		<link>https://tobapos.co/barak-sabu-sabu-dan-judi-di-gang-tower-desa-sei-mencirim-diduga-jadi-arena-serangan-fajar/</link>
					<comments>https://tobapos.co/barak-sabu-sabu-dan-judi-di-gang-tower-desa-sei-mencirim-diduga-jadi-arena-serangan-fajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Tobapos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 08:04:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#mabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#poldasumutpresisi]]></category>
		<category><![CDATA[#prabowosubianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tobapos.co/?p=48704</guid>

					<description><![CDATA[<p>tobapos.co &#8211; Aneh memang kabar beritanya, namun kenyataannya memang seperti itu. Dimana salah satu lokasi barak narkoba dan judi tepatnya di Gang Tower, Desa Sei Mencirim,&#160; Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang wilayah hukum Polrestabes Medan &#8211; Polda Sumut, pada Rabu (27/11/2024), melakukan serangan fajar mendukung salah satu Cagub dengan cara memberikan sabu-sabu gratis bagi siapa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/barak-sabu-sabu-dan-judi-di-gang-tower-desa-sei-mencirim-diduga-jadi-arena-serangan-fajar/">Barak Sabu-sabu dan Judi di Gang Tower Desa Sei Mencirim Diduga Jadi Arena &#8216;Serangan Fajar&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="http://tobapos.co">tobapos.co</a> &#8211; Aneh memang kabar beritanya, namun kenyataannya memang seperti itu. Dimana salah satu lokasi barak narkoba dan judi tepatnya di Gang Tower, Desa Sei Mencirim,&nbsp; Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang wilayah hukum Polrestabes Medan &#8211; Polda Sumut, pada Rabu (27/11/2024), melakukan serangan fajar mendukung salah satu Cagub dengan cara memberikan sabu-sabu gratis bagi siapa yang mau.</p>



<p>Salah seorang warga mengatakan,&nbsp; kabar tersebut memang benar adanya. &#8220;Iya, mulai malam sampai pagi banyak yang datang ke lokasi Gang Tower,&nbsp; siapa yang mau milih salah satu Cagub dapat sabu paket 50 ribu, tapi kami kurang tau siapa Cagubnya.&#8221; ujar Tono warga sekitar.</p>



<p>Gang Tower di Desa Sei Mencirim,&nbsp; Kutalimbaru memang terkenal sebagai barak sabu-sabu dan judi yang kuat dibekingi oknum- oknum polisi dan juga pemerintahan dan karena hal itu bisnis narkoba dan judi di lokasi tersebut berjalan mulus tanpa hambatan.</p>



<p>Kapolsek Kutalimbaru AKP Banuara Manurung sering dikonfirmasi namun tidak pernah melakukan tindakan apapun, terkesan hanya sebatas janji di mulut saja.</p>



<p>&#8220;Kapolseknya sudah pasti tahu dan pura pura tak tahu, lokasi besar gitu masa tak tahu sedang kan nulis togel aja kalau gak permisi wajib ketangkap.&#8221; ujar nara sumber.</p>



<p>Kapolrestabes Medan Kombes Gidion juga terkesan bungkam saat dikonfirmasi soal aktivitas barak sabu -sabu dan narkoba di gang tower tersebut.(MR)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co/barak-sabu-sabu-dan-judi-di-gang-tower-desa-sei-mencirim-diduga-jadi-arena-serangan-fajar/">Barak Sabu-sabu dan Judi di Gang Tower Desa Sei Mencirim Diduga Jadi Arena &#8216;Serangan Fajar&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://tobapos.co">Tobapos</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tobapos.co/barak-sabu-sabu-dan-judi-di-gang-tower-desa-sei-mencirim-diduga-jadi-arena-serangan-fajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
