Peduli Budaya, Gubernur DKI Temui Seniman Wayang Orang Bharata

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambangi sesi latihan Wayang Orang Bharata di Gedung Wayang Orang Bharata, Senen, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kadis Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana bersama beberapa pimpinan BUMD DKI Jakarta.

Anies mengapresiasi Wayang Orang Bharata sebagai entitas kebudayaan di Jakarta yang telah bertahan setengah abad lamanya. Selain itu Wayang Bharata juga terus melakukan regenerasi kepada seniman yang lebih muda.

“Wayang Orang Bharata ini sudah legenda dan menjadi bagian dari cerita Jakarta. Dan ini bagian dari ikhtiar kita untuk mengembangkan kebudayaan. Dan adik-adik semua (pemain wayang dari kalangan anak-anak) yang ikut hadir di sini kita salut sekali karena telah menghibahkan waktu dan tenaga untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan budaya kita. Dan tentu terima kasih kepada para orang tuanya yang membuat mereka berminat dengan kesenian wayang orang” ujar Anies, Jumat (10/06/2022).

Baca Juga :   Gubernur Edy Sidak Ke Kominfo dan Dinkes Sumut

Anies menambahkan, apa pun jenis wayang memiliki keunggulan, bukan hanya sebagai tontonan yang menghibur masyarakat, tetapi juga memberikan tuntunan terkait nilai-nilai kehidupan dan keseharian.

“Kekuatan dari wayang ini adalah ada banyak aktor dan karakter di situ. Dan kita ditunjukkan dengan berbagai macam jenis karakter, yang kita bisa membaca dan ingin menjadi karakter yang ada dalam wayang tersebut,” paparnya.

“Di sinilah letak uniknya wayang bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan. Ini sebuah kombinasi yang luar biasa dan harus kita jaga bersama-sama,” tambahnya.

Lebih lanjut Anies menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk terlibat dalam menjaga sebuah produk kebudayaan. Sehingga kebudayaan tersebut bukan hanya lestari, tetapi dapat terus berkembang.

Baca Juga :   Program Swasembada Pangan, Bupati Asahan Tanam Padi

“Saya melihat kegiatan kebudayaan tidak bisa diserahkan kepada mekanisme pasar, harus negara hadir membantu dan mengayomi. Jadi karena itu kita merasa harus ikut tanggung jawab,” imbuh Anies. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *