Khusunya Warga India, DKI Perketat WNA Masuk Jakarta Cegah Varian Baru

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pengetatan pengawasan Covid-19 bagi Warga Negara Asing (WNA) dengan melakukan karantina.  

Terlebih dengan adanya 14 WNA India yang  masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno – Hatta dan dinyatakan positif Covid-19. 

“Tentu tugas dari kita, Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan, Angkasa Pura, Perhubungan dll, Satgas Pusat, untuk memastikan warga negara asing yg masuk ke Indonesia harus melalui prosedur, SOP yg sudah ditetapkan dan juga dikarantina, tentu dalam pengawasan yg ketat,” terang Wagub DKI, Ahmad Riza Patria, Jumat (23/04/2021).

Menurutnya pengetatan pengawasan Covid-19 terhadap WNA, terlebih India yang mengalami gelombang kedua pandemi dan ditemukan varian baru perlu dilakukan. Sehingga, jangan sampai varian baru tersebut masuk ke Indonesia.

Baca Juga :   Polisi Belum Hadir Tindak Sarang Judi di Padang Bulan Kota Medan

“Karenanya sebagaimana juga disampaikan Pak Presiden sekalipun ada Covid-19, tidak boleh lengah, tidak boleh diabaikan, tidak boleh efouria, justru semakin tinggi Covid-19, kita harus meningkatkan protokol Kesehatan,” paparnya. 

Sehingga juga, sambung  Riza, jangan sampai terjadi seperti di negara-negara terjadi peningkatan signifikan. Jumlah kematian yang sangat banyak ini mudah-mudahan tidak terjadi di Jakarta dan Indonesia. 

“Kita belajar dari banyak negara, kita minta masyarakat menjadikan protokol kesehatan, 3M sebagai sebuah kebutuhan sebagai hati-hati kita minum, kita makan, beribadah, pakai baju, gosok gigi, itu kebutuhan yang kita kerjakan,” tegasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap ada 12 WN India yang positif Corona dari total 127 yang masuk Indonesia. 

Baca Juga :   Dua Harimau Sumatera Ragunan, Sempat Terpapar Covid-19 dan Kini Dalam Pengawasan

Dua belas kasus tersebut sudah diambil sampel untuk whole genome sequencing untuk diketahui varian Corona-nya. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *